1. Uncategorized

Hukum Gaya Elektromagnetik: Biografi, Konsep & Jenis Hukumnya

Di dalam ilmu fisika kita mengenal hukum gaya elektromagnetik. Sebelum membahas ke pokok pembahasan, kalian pernah memperhatikan mengapa motor bisa bergerak dan pengeras suara alias speaker bisa mentransferkan suara kita yang pelan menjadi lebih keras. Secara tidak sadar, kegiatan seperti itulah adalah hasil dari penerapan induksi elektromagnetik. 

Induksi elektromagnetik pada artikel ini mencakup sejarah, definisi, prinsip dasar dan bagaimana hukum gaya elektromagnetiknya. Yuk, simak penjelasan di bawah ini!

Mengenal Biografi Penemu Gaya Elektromagnetik

James Clerk Maxwell
James Clerk Maxwell

Sebelum kita mengenal hukum gaya elektromagnetik, listrik dan benda magnet pada mulanya hanya dianggap sebagai benda dengan gaya berbeda. Lalu tepatnya pada tahun 1873, pemikiran ini berubah karena James Clerk Maxwell.

James Clerk Maxwell merupakan seorang fisikawan berkebangsaan Skotlandia yang lahir pada tahun 1831.Maxwell lahir dari keluarga advokat dengan nama Bapaknya John Clerk Maxwell dan Ibunya bernama Frances Cay. 

Artikel Terkait

  • Keindahan Tata Busana Tari Pendet, Banyak Maknanya!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on Mei 23, 2024 at 12:14 am

    Tari Pendet memang sudah identik dengan Bali dan sudah menjadi salah satu ciri khas. Tapi, pernah tidak kamu penasaran apa nama busana dari para penari Tari Pendet tersebut? Sini, Museum Nusantara akan membahasnya satu per satu dan lengkap melalui artikel ini! Jenis-Jenis Tari Pendet Ada 2 jenis Tari Pendet, yakni: Tari Pendet Penyambutan Biasanya sebagai The post Keindahan Tata Busana Tari Pendet, Banyak Maknanya! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on Mei 10, 2024 at 10:44 am

    Tari Merak, tarian tradisional Indonesia yang asalnya dari Jawa Barat. Tarian ini terkenal dengan gerakannya yang anggun dan penuh makna, tetapi juga kostumnya yang indah. Mulai berkembang pada sekitar tahun 50-an, oleh seorang koreografer saat itu, Raden Tjetjep Soemantri. Eits, tarian ini sudah mendunia, lho! Bahkan, saat ini Tari Merak sudah masuk daftar UNESCO dengan The post Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 10, 2024 at 12:32 am

    Kitab Weda adalah kitab suci utama yang menjadi pedoman hidup bagi umat Hindu, yang dipercaya berasal dari sekitar 1500-500 SM. Kata “Weda” berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “pengetahuan” atau “kebijaksanaan”. Pada kitab Weda isinya, mengenai doa, pujian, dan ajaran yang menjadi pedoman utama dalam bertindak. Selengkapnya, mengenai Kitab Weda bisa kamu baca penjelasannya dibawah Artikel Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 2, 2024 at 6:00 am

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah Artikel 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Melansir wikipedia, jejak pendidikannya cukup mentereng lho guys. Beliau pernah mengemban ilmu di Universitas Edinburgh 1847-1850, lalu Universitas Cambridge pada tahun 1850-1856. Wow, keren ya!

Sepanjang perjalanan hidupnya, beliau mencetuskan hukum magnetisme dan kelistrikan. Benang merah antara kedua hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya gelombang elektromagnetik, gabungan dari magnet dan medan listrik. 

Pembuktian tersebut adalah hasil dari penelitian yang telah beliau lakukan beberapa tahun,lho. Sebenarnya, teori serupa telah ditemukan oleh beberapa ahli sebelum Maxwell. Alhasil, teori tersebut masih saja belum menjadi satu teori terpadu. 

Oleh karena itu, Maxwell menciptakan teori yang lebih terpadu yakni menjabarkan secara tepat hubungan antara medan listrik dan magnet. Sebenarnya teori tersebut juga menjadi landasan berpikir hukum dasar optik, lho. Sehingga bisa dipastikan pendapat Maxwell juga mencakup dari pendapat ahli sebelumnya. 

Baca Juga: Efek Fotolistrik: Pengertian, Proses, Faktor & Penerapannya

Definisi Gaya Elektromagnetik

Galvanomter
Galvanometer

Gaya elektromagnetik adalah gaya yang tercipta karena adanya peristiwa timbulnya arus listrik akibat perubahan fluks magnetik. Fluks magnetik adalah banyaknya garis gaya magnet. Seorang ilmuwan berkebangsaan Jerman bernama Michael Faraday ini menggagas bahwa medan magnet dapat menghasilkan arus listrik. 

Ada atau tidaknya arus listrik dapat terdeteksi dengan alat yang bernama Galvanometer. Analoginya sederhananya adalah arus listrik itu seperti aliran yang merambat. Jadi, jika suatu benda bermuatan listrik maka akan timbul adanya perubahan jumlah garis gaya magnet alias GGL induksi. 

Konsep Dasar Gaya Elektromagnetik

Timbulnya gaya gerak listrik dari suatu kumparan akan terjadi jika terjadi perubahan fluks magnetik pada konduktor. Jika kutub utara sebuah magnet dimasukkan ke dalam kumparan jarum galvanometer, maka jarum akan bergerak ke salah satu arah.

Selanjutnya, jika magnet didiamkan maka jarum akan menunjuk ke angka nol. Namun, jika magnet tersebut dijauhkan dari kumparan maka jarum akan bergerak berlawanan. Dari peristiwa kimia tersebut dapat kita simpulkan bahwa arus listrik terjadi karena adanya beda potensial saat magnet masuk atau keluar. Hmm, menarik ya?

Kawan literasi, adapun faktor-faktor yang mempengaruhi gaya gerak listrik (GGL) seperti:

  1. Kecepatan perubahan pada medan magnet. Semakin cepat perubahan medan magnet yang terjadi maka .gaya gerak listrik (GGL) juga semakin besar
  2. Jumlah lilitan. Semakin banyak jumlah lilitan maka gaya gerak listrik semakin besar.
  3. Kekuatan magnet. Semakin kuat gejala kemagnetan, maka gaya yang dihasilkan juga besar.

Lalu, Bagaimana Bunyi & Hukumnya? 

Poin selanjutnya adalah pembahasan tentang hukum gaya elektromagnetik. Hukum gaya elektromagnetik ini terbagi menjadi dua, antara lain:

Hukum Gaya Elektromagnetik Faraday

Michael Faraday menyatakan bahwa rangkaian listrik mempunyai gaya gerak listrik induksi yang berbanding lurus dengan kecepatan perubahan fluks magnetik. Beliau berpendapat jika induksi sangat bergantung pada waktu. Hukum gaya elektromagnetik ini juga berpendapat bahwa GGL induksi semakin besar jika terjadi perubahan medan magnet.

Gaya gerak listrik tidak sebanding dengan perubahan medan magnet lain, namun sebanding atau senilai dengan laju perubahan fluks magnet. Sehingga, dapat disajikan rumus  

Φ = B.A cos θ

Keterangan:

B = rapat fluks magnetik

Θ = sudut terbentuk antara garis yang tegak lurus permukaan lilitan (kumparan). Sudut tegak lurus bernilai, θ = 90o dan ΦB = 0. Apabila jika sudut B sejajar terhadap kumparan maka θ = 0o

ΦB = B. A

Baca Juga: Hukum Faraday: Prinsip, Bunyi, Rumus dan Penerapannya

Hukum Gaya Elektromagnetik Lenz

Pertama kali hukum gaya elektromagnetik ini diperkenalkan oleh ahli fisika bernama Heinrich Friedrich Lenz (1804-1865). Jika gaya gerak listrik terjadi pada rangkaian listrik tertutup dengan hambatan tertentu, maka arus listrik akan mengalir. 

Arus tersebut dinamakan arus induksi. Hukum Lenz menggambarkan bagaimana arus induksi terjadi, sehingga dapat dikatakan bahwa hukum ini hanya bisa berlaku pada rangkaian tertutup ya guys.

Sehingga, Bunyi Hukum Lenz seperti berikut:

“Gaya gerak listrik induksi dapat menyebabkan arus listrik dengan medan magnet yang berlawanan dengan asal perubahan fluks magnetik”.

Perubahan fluks tersebut akan menimbulkan arus pada lilitan (kumpuran) dan akan membangkitkan medan magnet. Penerapan hukum gaya elektromagnetik ini dapat kalian lihat pada arah arus induksi yang terjadi. 

Kesimpulan

Gaya Elektromagnetik merupakan gaya yang terbentuk  karena adanya arus listrik akibat perubahan fluks magnetik. Fluks magnetik berada di dalam konduktor, apabila ia mengalami perubahan maka timbulah  gaya gerak listrik atau GGL. Sementara itu, alat untuk mengecek ada atau tidaknya listrik adalah galvanometer.

Arus listrik dapat terjadi karena adanya beberapa faktor antara lain kecepatan perubahan magnet, jumlah lilitan dan kekuatan magnet. Selanjutnya, hukum gaya elektromagnetik terbagi menjadi dua yaitu hukum gaya elektromagnetik Faraday dan Lenz. Masing-masing mempunyai teorinya sendiri-sendiri ya guys. 

Sampai juga di akhir pembahasan nih. Sebenarnya jika kita bisa cermat dengan keadaan di sekeliling kita, kita jadi tahu penerapannya di bidang apa saja. Oke, sampai di sini saja ya teman-teman. Semoga bermanfaat!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Hukum Gaya Elektromagnetik: Biografi, Konsep & Jenis Hukumnya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu […]
    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs […]

    Trending

    Antropologi ragawi menggunakan sudut pandang ilmunya dari aspek fisik dan biokultural manusia. Aspek-aspek tersebut juga meliputi biologi kesehatan dan kesejahteraan manusia. Dalam antropologi ragawi, pertama, manusia adalah organisme biologis, kemudian terlahir sebagai makhluk sosial. Yuk, kita pelajari lebih lengkap dalam ulasan berikut ini. Apa Itu Antropologi Ragawi? Antropologi ragawi fokus untuk mempelajari manusia serta primata […]
    Di sekolah, teman-teman tentu wajib mengenal sekaligus menguasai berbagai aplikasi penunjang dalam proses pembelajaran, seperti di antaranya Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint. Berbagai program tersebut yang dinamakan aplikasi office atau aplikasi perkantoran. Sekarang, coba kita pelajari lebih lanjut, ya. Apa Itu Aplikasi Perkantoran? Aplikasi office atau aplikasi perkantoran adalah berbagai aplikasi yang fungsinya memudahkan pekerjaan […]
    Pernahkan kalian memperhatikan sebuah ulasan yang terkandung di dalam buku, musik, atau novel? Mengapa diharuskan ada sebuah ulasan? Ulasan tersebut sangat berguna untuk kemajuan sebuah karangan literasi atau sebuah karya. Tanpa adanya ulasan yang mendukung, maka kualitas kepenulisan buku, musik, atau novel tidak ada kemajuan. Berikut kami sampaikan pengertian teks ulasan, struktur, beserta contoh teks […]