1. Kelas 12 Bahasa Inggris

Pengertian If Clause Type 1, 2, 3 & Contoh Kalimat If Clause

if clause
If Clause, foto oleh Tempo-Institute Org

Untuk menyatakan sebuah pengandaian atau keinginan dalam kalimat bahasa inggris kita perlu menggunakan conditional sentence atau disebut juga if clause. Untuk lebih memahaminya, kali ini Studioliterasi telah merangkumnya secara lengkap dalam artikel ini. Yuk, kita simak penjelasan berikut ini!

Pengertian If Clause

If clause atau sering dikenal sebagai conditional sentence merupakan kalimat dalam bahasa inggris yang digunakan untuk menyatakan keinginan, pengandaian, harapan, maupun rencana yang mungkin atau tidak mungkin dapat terwujud.

Conditional sentence terdiri dari dua klausa. Yang pertama yaitu klausa if yang digunakan untuk menyatakan kondisi dimana jika terjadi maka akan menghasilkan konsekuensi. Dan yang kedua yaitu klausa utama yang digunakan untuk menerangkan konsekuensi itu sendiri.

Rumus umum dari conditional sentence yaitu seperti berikut :

If clause + Main clause

Artikel Terkait

  • Keindahan Tata Busana Tari Pendet, Banyak Maknanya!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on Mei 23, 2024 at 12:14 am

    Tari Pendet memang sudah identik dengan Bali dan sudah menjadi salah satu ciri khas. Tapi, pernah tidak kamu penasaran apa nama busana dari para penari Tari Pendet tersebut? Sini, Museum Nusantara akan membahasnya satu per satu dan lengkap melalui artikel ini! Jenis-Jenis Tari Pendet Ada 2 jenis Tari Pendet, yakni: Tari Pendet Penyambutan Biasanya sebagai The post Keindahan Tata Busana Tari Pendet, Banyak Maknanya! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on Mei 10, 2024 at 10:44 am

    Tari Merak, tarian tradisional Indonesia yang asalnya dari Jawa Barat. Tarian ini terkenal dengan gerakannya yang anggun dan penuh makna, tetapi juga kostumnya yang indah. Mulai berkembang pada sekitar tahun 50-an, oleh seorang koreografer saat itu, Raden Tjetjep Soemantri. Eits, tarian ini sudah mendunia, lho! Bahkan, saat ini Tari Merak sudah masuk daftar UNESCO dengan The post Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 10, 2024 at 12:32 am

    Kitab Weda adalah kitab suci utama yang menjadi pedoman hidup bagi umat Hindu, yang dipercaya berasal dari sekitar 1500-500 SM. Kata “Weda” berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “pengetahuan” atau “kebijaksanaan”. Pada kitab Weda isinya, mengenai doa, pujian, dan ajaran yang menjadi pedoman utama dalam bertindak. Selengkapnya, mengenai Kitab Weda bisa kamu baca penjelasannya dibawah Artikel Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 2, 2024 at 6:00 am

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah Artikel 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

atau

Main clause + If clause

Apabila klausa if ingin di tempatkan di awal kalimat, maka jangan lupa untuk menempatkan koma sebelum disambung dengan klausa utama. Tetapi, apabila ingin mendahulukan klausa utama sebelum klausa if, maka tidak perlu menggunakan koma.

Tipe-tipe Conditional Sentence

Conditional sentence memiliki beberapa tipe seperti berikut :

Type 0

Type 0 ini digunakan ketika ingin menyatakan suatu fakta atau hal-hal yang umumnya benar. Dalam pembahasan tense, diketahui bahwa untuk menyatakan suatu fakta maupun kebiasaan, maka dapat menggunakan simple present tense. Hal ini juga berlaku pada conditional sentence type 0 ini.

Rumus yang digunakan pada tipe ini adalah :

If + simple present, simple present

Atau

Simple present + if + simple present

Contoh :

  • If you mix blue and red, you get purple color / You get purple color if you mix blue and red
  • If you are hungry, you go get some food / You go get some food if you are hungry
  • If I am late to wake up, don’t wait for me / Don’t wait for me if i am late to wake up

Type 1

Tipe ini digunakan saat ingin menyatakan suatu kejadian atau momen yang mungkin terjadi di masa kini atau di masa depan ketika suatu kondisi tertentu bertemu. Maksudnya, jika kalian menggunakan tipe ini sebagai pengandaian, maka artinya kalian yakin bahwa pengandaian itu mungkin dapat terjadi di masa depan. Pada tipe ini digunakan simple present untuk if clause dan simple future untuk main clause.

Rumus yang digunakan pada tipe ini adalah :

If + simple present, simple future (will)

Atau

Simple future + if + simple present

Contoh :

  • If I pass the exam, my mom will buy a dress for me / My mom will buy a dress for me if I pass the exam
  • If I don’t study, my mom will angry and ground me / My mom will angry and ground me if I don’t study
  • If she doesn’t leave me, everything will be okay / Everything will be okay if she doesn’t leave me

Type 2

Tipe 2 ini digunakan ketika ingin menyatakan hasil dari suatu kondisi yang sangat kecil atau tidak mungkin untuk terjadi. Tipe ini digunakan untuk menyatakan angan-angan atau situasi yang tidak nyata. Pada tipe 2 ini menggunakan simple past untuk if clause dan present conditional untuk main clause.

Rumus yang digunakan pada tipe ini adalah :

If + simple past, present conditional (would atau modals)

Atau

Present conditional + if + simple past

Contoh :

  • If I had money, I would buy a bag for my sister / I would buy a bag for my sister if I had money
  • If I were a chef, I would cook delicious food everyday / I would cook delicious food everyday if I were a chef
  • If she went to South Korea, she would see the Namsan Tower / She would see the Namsan Tower if she went to South Korea

Type 3

Tipe 3 ini digunakan untuk menyatakan kondisi di masa lalu yang situasinya berbeda atau berlawanan dengan apa yang sudah terjadi sekarang. Pada tipe ini digunakan past perfect untuk if clause dan perfect conditional untuk main clause.

Rumus yang digunakan pada tipe ini adalah :

If + past perfect, perfect conditional (would atau modals)

Atau

Perfect conditional + if + past perfect

Contoh :

  • If she brought her phone, she might have called her mother / She might have called her mother if she brought her phone
  • If you had waited for me more, you would have missed the train / You would have missed the train if you had waited for me more
  • If Steve had married with her, she would have been the luckiest women in the world / she would have been the luckiest women in the world if Steve had married with her

Fungsi If Clause

If clause memiliki beberapa fungsi, yaitu sebagai berikut :

If Clause as Reminder

Conditional sentence ini merupakan kalimat pengandaian yang digunakan mengingatkan tentang suatu konsekuensi yang harus dilakukan bila menginginkan sesuatu terjadi.

Berikut ini merupakan rumus dari conditional sentence as reminder :

If + simple present, S + have to/must/has to + V1

Contoh :

  • If you want to win the competitions, you must study hard
  • If she want to make tomato paste, she has to buy tomatoes
  • If I want to wake up at 5 o’clock, I must sleep early

If Clause as Suggestion

If clause as Suggestion digunakan untuk memberikan sebuah saran mengenai tindakan yang harus dilakukan bila menginginkan sesuatu terjadi.

Berikut ini merupakan rumus dari conditional sentence as suggestion :

If + simple present, S + should/ought to/had better + V1

atau

If +simple present, Why don’t + S + V1?

Contoh :

  • If you want to but the latest novel, you should go to a bookstore
  • If you want to be slim, why don’t you stop eating at night?
  • If he want to improve his English skills, she had better join a good English course

If Clause as Imperative

Conditional sentence ini merupakan kalimat pengandaian yang digunakan untuk menyuruh seseorang agar melakukan sebuah aksi/tindakan jika menginginkan sesuatu terjadi.

Berikut ini merupakan rumus dari conditional sentence as imperative :

If + simple present, V1 + Object/Adverb

Contoh :

  • If you don’t wanna be late, get up early
  • If she come, tell me immediately
  • If you want to win this competition, be passionate and work hard!

If Clause as General Truth

Sama dengan type 0, conditional sentence ini merupakan kalimat pengandaian yang digunakan untuk menyatakan sebuah fakta atau kebenaran umum. Berbeda dengan type 0 yang dapat digunakan untuk menyatakan sebuah kebiasaan, pada if clause ini hanya dapat digunakan untuk menyatakan fakta.

Berikut ini merupakan rumus dari conditional sentence as general truth :

If + simple present, simple present/future

Contoh :

  • If you want hot water, you need to boil water
  • If you are thirsty, go get a cup of water
  • If the strawberries are ripe, it will turn red

If Clause to Show a Dream

Conditional sentence ini digunakan untuk menunjukkan mimpi atau tujuan seseorang di masa depan apabila dia berhasil memiliki atau melakukan sesuatu hal.

Berikut ini merupakan rumus dari conditional sentence to show a dream :

If + simple present, simple future

Contoh :

  • If she graduate from high school, she will continue her study to America
  • If I get the prize, I will buy a car for my dad
  • If I have free time, I will meet you there

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Pengertian If Clause Type 1, 2, 3 & Contoh Kalimat If Clause

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu […]
    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs […]

    Trending

    Antropologi ragawi menggunakan sudut pandang ilmunya dari aspek fisik dan biokultural manusia. Aspek-aspek tersebut juga meliputi biologi kesehatan dan kesejahteraan manusia. Dalam antropologi ragawi, pertama, manusia adalah organisme biologis, kemudian terlahir sebagai makhluk sosial. Yuk, kita pelajari lebih lengkap dalam ulasan berikut ini. Apa Itu Antropologi Ragawi? Antropologi ragawi fokus untuk mempelajari manusia serta primata […]
    Di sekolah, teman-teman tentu wajib mengenal sekaligus menguasai berbagai aplikasi penunjang dalam proses pembelajaran, seperti di antaranya Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint. Berbagai program tersebut yang dinamakan aplikasi office atau aplikasi perkantoran. Sekarang, coba kita pelajari lebih lanjut, ya. Apa Itu Aplikasi Perkantoran? Aplikasi office atau aplikasi perkantoran adalah berbagai aplikasi yang fungsinya memudahkan pekerjaan […]
    Pernahkan kalian memperhatikan sebuah ulasan yang terkandung di dalam buku, musik, atau novel? Mengapa diharuskan ada sebuah ulasan? Ulasan tersebut sangat berguna untuk kemajuan sebuah karangan literasi atau sebuah karya. Tanpa adanya ulasan yang mendukung, maka kualitas kepenulisan buku, musik, atau novel tidak ada kemajuan. Berikut kami sampaikan pengertian teks ulasan, struktur, beserta contoh teks […]