1. Kelas 10 Bahasa Indonesia

Kalimat Retoris: Definisi, Fungsi, Ciri dan Contoh Kalimat

Kalimat retoris adalah salah satu jenis kalimat dalam Bahasa Indonesia yang perlu kamu pahami. Secara umum, kalimat ini adalah kalimat tanya yang tidak perlu dijawab. Sebab, kalimat retoris memang tidak dimaksudkan untuk mencari jawaban, melainkan hanya bentuk penegasan atau konfirmasi. 

Kalimat ini juga sering ditemui pada sebuah ceramah, pidato, atau diskusi. Kali ini, Studio Literasi akan mengulas lebih jauh tentang fungsi, ciri-ciri, hingga contoh kalimat-kalimat retoris. Simak hingga akhir, ya, Kawan Literasi!

Apa itu Kalimat Retoris? 

Sumber: wallpapers

Kalimat retoris merupakan kalimat tanya yang tidak membutuhkan jawaban. Umumnya kalimat ini dipakai seorang penulis untuk memperindah karya tulis. Namun, kalimat retoris juga bisa menyatakan sindiran, kesangsian, ataupun bertujuan mengejek. Lain halnya untuk pidato, penggunaan kalimat retoris biasanya adalah sebagai bentuk penegasan. Sebab, kalimat ini berbeda layaknya kalimat tanya biasa, sebab kalimat retoris tidak diajukan untuk mendapat suatu jawaban. 

Baca juga: Contoh Teks Eksposisi

Artikel Terkait

  • Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on April 16, 2024 at 1:24 am

    Apapun yang terkait dengan fashion, terlebih kalau menyangkut kekeluargaan kerajaan pasti menarik untuk diketahui. Termasuk, pakaian kerajaan pada masa lalu yang tentu mengandung nilai bersejarah penting.  Kali ini kami akan mengajak kalian membahas pakaian putri Kerajaan Majapahit yang merupakan salah satu kerajaan berjaya di Nusantara antara abad ke-13 dan ke-16. Penasaran dengan pakaian putri khas The post Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on April 6, 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 6, 2024 at 8:53 am

    Rumah merupakan tempat pertama untuk memulai suatu pembelajaran. Termasuk dalam hal gotong royong  Harapannya begitu terjun pada lingkungan masyarakat, kamu paling tidak sudah mengerti arti singkat mengenai hal tersebut. Memang kalau penerapannya contoh gotong royong di rumah seperti apa saja? Selengkapnya bisa kamu baca pada artikel yang dibuat khusus untuk Sobat Literasi. Check it out! Artikel Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 10:28 pm

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh Artikel Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Ciri – Ciri Kalimat Retoris 

Sumber: wallhere

Untuk mengetahui apakah suatu kalimat termasuk kalimat retoris atau tidak, perhatikan beberapa ciri atau karakteristiknya berikut ini: 

  • Kalimat tidak memerlukan jawaban.
  • Bentuk kalimat bisa berupa kalimat tanya ataupun penegasan. 
  • Terkadang menggunakan kata tanya dalam kalimatnya. 
  • Jawaban sudah diketahui oleh keduanya, baik penanya maupun orang yang diberi pertanyaan. 

Baca juga: Teks Laporan Hasil Observasi

Fungsi Kalimat Retoris

Sumber: freepik
  • Sebagai Bentuk Refleksi atau Introspeksi Diri

Kalimat retoris bisa disampaikan untuk membuat seseorang introspeksi diri secara tidak langsung. 

  • Sebagai Sindiran

Dengan kalimat retoris, sebuah sindiran atau rasa tidak setuju terhadap seorang lawan bicara bisa disampaikan secara tidak langsung. Misalnya, “Apakah kamu tidak tau tempat sampah di situ untuk apa?”. Kalimat tersebut bisa menjadi sebuah sindiran keras terhadap seseorang yang hendak atau baru saja membuang sampah sembarangan agar membuangnya ke tempat yang seharusnya. 

  • Memberikan Nasehat 

Tak hanya untuk memberikan sindiran, kalimat retorik juga dapat digunakan sebagai bentuk nasehat terhadap orang lain. Contohnya, “Apa kamu yakin akan menyerah sekarang?”. Secara implisit, kalimat tersebut memberikan nasehat agar seseorang tetap berusaha dan tidak menyerah di tengah jalan. 

  • Meningkatkan Ketertarikan Audiens dan Efektivitas Komunikasi

Dalam sebuah orasi atau pidato, kalimat retorik juga sering digunakan oleh pembicara. Hal ini karena kalimat retorik bisa menarik perhatian audiens dan membuat komunikasi lebih efektif. 

Misalnya, seseorang yang ingin mengajak masyarakat untuk mendukung sebuah ide atau gerakan bisa saja menggunakan kalimat seperti “Siapa lagi kalau bukan kita yang memulai?”. Kalimat tersebut bisa membangkitkan motivasi audiens untuk turut mensupport ide si pembicara. 

  • Memperkuat Argumentasi 

Selain menarik audiens, kalimat retoris juga bisa memperkuat sebuah argumen yang dibawakan agar audiens atau lawan bicara bisa lebih merasa teryakinkan. Dengan demikian, argumen yang diberikan akan terasa lebih persuasif. 

  • Meningkatkan Rasa Simpati

Kalimat retoris juga bisa berfungsi untuk mempengaruhi emosi seseorang agar lebih bersimpati terhadap yang disampaikan. Dengan menggunakan kalimat ini, akan menciptakan kesan keterlibatan lawan bicara atau audiens atas topik yang dibahas. 

Baca juga: Contoh Teks Anekdot

Contoh Kalimat 

Sumber: freepik
  1. Apakah ini yang dinamakan keadilan? 
  2. Siapa lagi kalau bukan kita yang memulai? 
  3. Inikah yang kamu maksud dengan bekerja? 
  4. Siapa yang tidak tahu kota Jakarta?
  5. Bukankah ini saatnya untuk memulai perubahan?
  6. Apakah kamu senang hidup dihinggapi dengan rasa takut berlarut-larut?
  7. Inikah yang diinginkan para generasi berikutnya?
  8. Bukankah hidup yang bermakna adalah yang bermanfaat untuk sekitar?
  9. Mengapa korupsi masih merajalela?
  10. Yakinkah kamu untuk menyerah sekarang setelah semua kerja kerasmu?
  11. Apa hal terparah yang akan terjadi jika kita tidak berbuat apa-apa?
  12. Apakah kita benar-benar peduli atau hanya mementingkan diri sendiri?
  13. Memangnya kamu tidak tahu tempat sampah untuk apa? 
  14. Yakin kamu bisa sampai dalam 30 menit dengan jalan kaki?
  15. Pasti kita tidak mau aset bangsa diakui sebagai milik bangsa asing kan?
  16. Apa ada orang yang tidak mau bahagia?
  17. Jadi kamu pikir kamu bisa mengerjakannya tanpa belajar?
  18. Pantaskah orang seperti dia dihormati?
  19. Apa gunanya berdebat?
  20. Mungkinkah kita kembali ke masa lalu?
  21. Mau sampai kapan kita tetap begini?
  22. Masihkah kalian menggunakan hati nurani kalian?
  23. Bisakah kita menuntut hak tanpa menunaikan kewajiban?
  24. Tidak malukah kamu berbuat seperti itu?
  25. Tegakah kalian melihat orang-orang itu kelaparan sedangkan di sini kalian menyia-nyiakan makanan?
  26. Bagaimana mau sukses jika masih saja terus mengeluh?
  27. Apa dengan menangis Ia akan kembali?
  28. Mungkinkah perubahan terjadi dalam satu hari?
  29. Relakah kalian diperlakukan seperti ini?
  30. Apa kita hanya akan diam sampai bantuan datang? 

Baca juga: Contoh Teks Negosiasi, Pengertian, & Strukturnya

Itu dia ulasan materi tentang kalimat retoris. Kalimat ini tidak hanya bersifat menyindir, namun lebih dari itu. Kalimat ini bisa menjadi bentuk nasehat, introspeksi, hingga menggugah perhatian audiens. Semoga menambah wawasan Kawan Literasi semua!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Kalimat Retoris: Definisi, Fungsi, Ciri dan Contoh Kalimat

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Awal mula munculnya bank sentral adalah pembangunan sebuah firma pada tahun 1690, saat itu kerajaan Inggris ingin membangun infrastruktur yang kuat untuk armada laut. Nah, tapi nyatanya tidak semudah itu lho guys. Pemerintahan Inggris tidak mempunyai pendanaan yang memadai untuk membangunnya. Selanjutnya, muncullah gagasan William Paterson yang kemudian direalisasikan oleh Charles Montagu yaitu membentuk sebuah […]
    Halo, kawan literasi! Kalian setiap bepergian setidaknya menggunakan fasilitas umum seperti jalan raya, bukan? Nah, fasilitas umum yang kalian lewati setiap hari itu adalah salah satu hasil infrastruktur yang dikerjakan oleh pemerintah. Tentunya untuk  membuatnya memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Nah, ngomong-ngomong tentang anggaran, pasti tidak jauh dengan APBN APBD.  Hmm, kira-kira anggaran negara tersebut […]

    Trending

    Pernahkan kalian memperhatikan sebuah ulasan yang terkandung di dalam buku, musik, atau novel? Mengapa diharuskan ada sebuah ulasan? Ulasan tersebut sangat berguna untuk kemajuan sebuah karangan literasi atau sebuah karya. Tanpa adanya ulasan yang mendukung, maka kualitas kepenulisan buku, musik, atau novel tidak ada kemajuan. Berikut kami sampaikan pengertian teks ulasan, struktur, beserta contoh teks […]
    Salah satu perangkat elektronik yang dibutuhkan oleh para pelajar maupun pekerja adalah komputer. Komputer hadir mempermudah kehidupan manusia. Bahkan jenis-jenis komputer ini menjadi kebutuhan esensial bagi mereka yang berhubungan dengan sistem komputasi. Berdasarkan buku Arsitektur Komputer (2017), perkembangan komputer dari zaman ke zaman telah mengalami perubahan signifikan. Dengan adanya perangkat ini, dapat mengubah kemampuan manusia […]
    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu […]
    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs […]