1. Kelas 11 Ekonomi

Mengenal Kebijakan Fiskal – Pengertian, Instrumen & Jenisnya

Mungkin kamu pernah mendengar istilah “kebijakan fiskal” sebelumnya dan bertanya-tanya, apa sih artinya? Apakah tentang tagihan pajak atau anggaran baru? Apa sih efeknya terhadap perekonomian suatu negara?

Nah, kali ini studioliterasi akan membahas tentang materi ini secara lengkap. Simak, yuk! 

Pengertian Kebijakan Fiskal

Kebijakan fiskal adalah serangkaian kegiatan yang difokuskan pada pencapaian tujuan politik atau bagaimana pemerintah mempengaruhi ekonomi negara melalui pengeluaran dan perpajakan. 

Kebijakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pajak dan pengeluaran atau memperlambat pertumbuhan ekonomi untuk mengurangi inflasi. 

Artikel Terkait

  • Keindahan Tata Busana Tari Pendet, Banyak Maknanya!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on Mei 23, 2024 at 12:14 am

    Tari Pendet memang sudah identik dengan Bali dan sudah menjadi salah satu ciri khas. Tapi, pernah tidak kamu penasaran apa nama busana dari para penari Tari Pendet tersebut? Sini, Museum Nusantara akan membahasnya satu per satu dan lengkap melalui artikel ini! Jenis-Jenis Tari Pendet Ada 2 jenis Tari Pendet, yakni: Tari Pendet Penyambutan Biasanya sebagai The post Keindahan Tata Busana Tari Pendet, Banyak Maknanya! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on Mei 10, 2024 at 10:44 am

    Tari Merak, tarian tradisional Indonesia yang asalnya dari Jawa Barat. Tarian ini terkenal dengan gerakannya yang anggun dan penuh makna, tetapi juga kostumnya yang indah. Mulai berkembang pada sekitar tahun 50-an, oleh seorang koreografer saat itu, Raden Tjetjep Soemantri. Eits, tarian ini sudah mendunia, lho! Bahkan, saat ini Tari Merak sudah masuk daftar UNESCO dengan The post Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 10, 2024 at 12:32 am

    Kitab Weda adalah kitab suci utama yang menjadi pedoman hidup bagi umat Hindu, yang dipercaya berasal dari sekitar 1500-500 SM. Kata “Weda” berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “pengetahuan” atau “kebijaksanaan”. Pada kitab Weda isinya, mengenai doa, pujian, dan ajaran yang menjadi pedoman utama dalam bertindak. Selengkapnya, mengenai Kitab Weda bisa kamu baca penjelasannya dibawah Artikel Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 2, 2024 at 6:00 am

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah Artikel 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Pada dasarnya, kebijakan ini berpengaruh besar terhadap siklus bisnis dengan mengatasi masalah dalam upaya membangun ekonomi yang lebih sehat. 

Kebijakan fiskal adalah salah satu kebijakan yang sering diterapkan bersamaan dengan kebijakan moneter yang melibatkan sistem perbankan, pengelolaan suku bunga, dan pasokan uang yang beredar.

Selain itu, kebijakan ini memiliki beberapa karakteristik, yaitu:

  • Bersifat countercyclical (sikap pemerintah yang biasanya bertujuan untuk mengatasi keadaan ekonomi ekstrim seperti resesi ataupun booming)
  • Harus menggunakan stabilisator otomatis untuk menyesuaikan tingkat pengeluaran dan pendapatan dengan naik turunnya perekonomian.
  • Mendorong naiknya populasi.
  • Memberikan akses yang lebih mudah terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.
  • Meningkatkan pertumbuhan suatu negara.

Instrumen Kebijakan Fiskal

Singkatnya, instrumen kebijakan fiskal adalah hal-hal yang berhubungan dengan pajak, baik pendapatan maupun pengeluaran pemerintah. Instrumen tersebut terdiri dari tiga aspek, yaitu:

1. Pajak

Pajak merupakan instrumen fiskal yang utama. Peningkatan atau penurunan pajak memiliki efek yang signifikan terhadap ekonomi secara keseluruhan. 

Ketika pajak turun, konsumen dapat meningkatkan pengeluaran dan menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi untuk bisnis, memungkinkan mereka untuk berkembang dan pada gilirannya mempekerjakan lebih banyak pekerja.

2. Belanja pemerintah 

Ini adalah instrumen terpenting kedua. Belanja pemerintah mendorong ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Ketika belanja publik tinggi, maka ada kecenderungan pembukaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

3. Defisit pemerintah

Ketika pajak dikurangi dan pengeluaran ditingkatkan, hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi, ketika pemerintah membelanjakan lebih dari yang dibutuhkan melalui pajak, maka akan terjadi defisit atau dengan kata lain kerugian. 

Tujuan Kebijakan Fiskal

Secara umum, tujuan kebijakan fiskal adalah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi. Berikut ini tujuan kebijakan fiskal lainnya:

  • Meningkatkan dan mempertahankan lapangan kerja 
  • Meningkatkan pertumbuhan ekonomi 
  • Menjaga harga dan upah agar tetap stabil
  • Menekan inflasi
  • Meningkatkan permintaan agregat
  • Mengatasi masalah makro ekonomi lainnya. 
Jenis kebijakan fiskal
Jenis Kebijakan Fiskal, Foto oleh thebalance com

Jenis Kebijakan Fiskal

Ada dua jenis yang umumnya diterapkan, yaitu ekspansif dan kontraktif. Berikut ini penjelasannya.

Ekspansif

Jenis ekspansif ini merupakan metode yang paling umum digunakan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. Dalam penerapannya, jenis ini dapat menaikkan atau menurunkan pajak, membelanjakan uang untuk proyek-proyek yang merangsang perekonomian dan meningkatkan lapangan kerja, atau meningkatkan tingkat produktivitas dalam perekonomian.

Kebijakan ini biasanya digunakan oleh pemerintah ketika mencoba untuk menyeimbangkan fase kontraksi dari siklus bisnis (terutama saat berada di atau di ambang resesi). Diawali dengan pemerintah membelanjakan lebih banyak uang atau memotong pajak. 

Lalu, dengan adanya lebih banyak uang di tangan konsumen, maka akan lebih banyak juga pembelian. Peningkatan permintaan ini kemudian memaksa bisnis untuk menambah jumlah pekerja untuk meningkatkan pasokan, sehingga lapangan kerja pun meningkat.

Namun, kebijakan  ekspansif ini perlu diterapkan dengan hati-hati sambil menyeimbangkan stimulasi ekonomi sambil menjaga inflasi serendah mungkin. Jika tidak dikontrol, kebijakan ekspansif bisa saja merugikan perekonomian. 

Misalnya, jika pemerintah memutuskan untuk menurunkan tarif pajak untuk mendorong lebih banyak pengeluaran, masuknya uang tunai dan permintaan dapat meningkatkan inflasi,. Inflasi ini yang kemudian akan menurunkan nilai uang.

Kontraktif

Jenis kedua dari kebijakan ini adalah kontraktif yang cenderung jarang digunakan. Berkebalikan dengan ekspansif yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kontraktif bertujuan untuk memperlambat pertumbuhan ekonomi dan membasmi inflasi. 

Hal ini dikarenakan dampak jangka panjang dari inflasi dapat merusak standar hidup masyarakat. 

Untuk pelaksanaannya, kebijakan kontraktif ini memerlukan kenaikan tarif pajak dan penurunan pengeluaran pemerintah dengan harapan dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi karena berbagai alasan. 

Dengan cara ini, kebijakan kontraktif mengurangi jumlah uang yang beredar, khususnya jumlah uang yang tersedia bagi konsumen untuk dibelanjakan. 

Jika ekonomi sedang booming dan tumbuh terlalu cepat (seperti yang mungkin disebabkan oleh kebijakan ekspansif yang menurut tingkat normal, seharusnya tidak lebih dari 3% per tahun) kebijakan kontraktif mungkin diperlukan untuk memperbaikinya.

Jadi, kebijakan  kontraktif sering digunakan ketika pertumbuhan ekonomi tidak berkelanjutan dan menyebabkan inflasi, harga investasi tinggi, pengangguran di bawah tingkat yang aman, dan terjadinya resesi.

Contoh Kebijakan Fiskal

Berikut ini beberapa contoh yang diterapkan oleh berbagai negara, sebagai berikut:

  • Menaikkan atau menurunkan pajak
  • Meningkatkan PPN (Pajak Pertambahan Nilai)
  • Meningkatkan pendapatan ekspor
  • Mendistribusikan sumber daya di antara berbagai tingkat pemerintahan (Bangsa, Provinsi, Kota)
  • Menerapkan pembatasan impor

Itulah pembahasan tentang kebijakan fiskal dan efeknya dalam ekonomi suatu negara. Kebijakan ini merupakan salah satu kegiatan penting yang dilakukan oleh negara untuk menjaga kestabilan ekonominya. Sekian dan semoga bermanfaat!

Baca juga: Kebijakan Moneter

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Mengenal Kebijakan Fiskal – Pengertian, Instrumen & Jenisnya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu […]
    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs […]

    Trending

    Antropologi ragawi menggunakan sudut pandang ilmunya dari aspek fisik dan biokultural manusia. Aspek-aspek tersebut juga meliputi biologi kesehatan dan kesejahteraan manusia. Dalam antropologi ragawi, pertama, manusia adalah organisme biologis, kemudian terlahir sebagai makhluk sosial. Yuk, kita pelajari lebih lengkap dalam ulasan berikut ini. Apa Itu Antropologi Ragawi? Antropologi ragawi fokus untuk mempelajari manusia serta primata […]
    Di sekolah, teman-teman tentu wajib mengenal sekaligus menguasai berbagai aplikasi penunjang dalam proses pembelajaran, seperti di antaranya Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint. Berbagai program tersebut yang dinamakan aplikasi office atau aplikasi perkantoran. Sekarang, coba kita pelajari lebih lanjut, ya. Apa Itu Aplikasi Perkantoran? Aplikasi office atau aplikasi perkantoran adalah berbagai aplikasi yang fungsinya memudahkan pekerjaan […]
    Pernahkan kalian memperhatikan sebuah ulasan yang terkandung di dalam buku, musik, atau novel? Mengapa diharuskan ada sebuah ulasan? Ulasan tersebut sangat berguna untuk kemajuan sebuah karangan literasi atau sebuah karya. Tanpa adanya ulasan yang mendukung, maka kualitas kepenulisan buku, musik, atau novel tidak ada kemajuan. Berikut kami sampaikan pengertian teks ulasan, struktur, beserta contoh teks […]