1. Kelas 11 Sosiologi

Ketimpangan Sosial

Sahabat studioliterasi, tahukah kalian banyaknya gedung-gedung mewah dan pemukiman kumuh di kota besar merupakan indikasi dari adanya ketimpangan sosial? Mengapa ketimpangan tersebut dapat terjadi?

Nah, ayo kita cari tahu bersama-sama jawabannya  melalui artikel di bawah ini. Let’s check this out!

Pengertian Ketimpangan Sosial

Ketimpangan sosial yaitu keadaan di masyarakat di mana mereka mengalami kesenjangan serta ketidakseimbangan akses untuk memanfaatkan atau memperoleh sumber daya yang ada.

Sumber daya tersebut misalnya saja seperti pekerjaan, pendidikan, perumahan, kesehatan,  serta kebutuhan pangan. Hal itu tentu dapat menimbulkan perbedaan mencolok di masyarakat berupa ketidaksetaraan.

Artikel Terkait

  • Keindahan Tata Busana Tari Pendet, Banyak Maknanya!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on Mei 23, 2024 at 12:14 am

    Tari Pendet memang sudah identik dengan Bali dan sudah menjadi salah satu ciri khas. Tapi, pernah tidak kamu penasaran apa nama busana dari para penari Tari Pendet tersebut? Sini, Museum Nusantara akan membahasnya satu per satu dan lengkap melalui artikel ini! Jenis-Jenis Tari Pendet Ada 2 jenis Tari Pendet, yakni: Tari Pendet Penyambutan Biasanya sebagai The post Keindahan Tata Busana Tari Pendet, Banyak Maknanya! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on Mei 10, 2024 at 10:44 am

    Tari Merak, tarian tradisional Indonesia yang asalnya dari Jawa Barat. Tarian ini terkenal dengan gerakannya yang anggun dan penuh makna, tetapi juga kostumnya yang indah. Mulai berkembang pada sekitar tahun 50-an, oleh seorang koreografer saat itu, Raden Tjetjep Soemantri. Eits, tarian ini sudah mendunia, lho! Bahkan, saat ini Tari Merak sudah masuk daftar UNESCO dengan The post Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 10, 2024 at 12:32 am

    Kitab Weda adalah kitab suci utama yang menjadi pedoman hidup bagi umat Hindu, yang dipercaya berasal dari sekitar 1500-500 SM. Kata “Weda” berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “pengetahuan” atau “kebijaksanaan”. Pada kitab Weda isinya, mengenai doa, pujian, dan ajaran yang menjadi pedoman utama dalam bertindak. Selengkapnya, mengenai Kitab Weda bisa kamu baca penjelasannya dibawah Artikel Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 2, 2024 at 6:00 am

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah Artikel 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial

Ketimpangan sosial dapat terjadi karena beberapa faktor berikut:

Faktor internal

Faktor internal berasal dari dalam diri individu. Faktor internal muncul karena rendahnya kualitas sumber daya manusia, misalnya kesehatan, kemiskinan, hingga tingkat pendidikan atau keterampilan yang rendah.

Faktor Eksternal

Sebaliknya, faktor eksternal asalnya dari luar individu. Adanya peraturan dan kebijakan di lingkungan sekitar merupakan penyebab terjadinya faktor eksternal.

Hal tersebut dapat membatasi kemampuan seseorang untuk memanfaatkan peluang atau kesempatan yang tersedia. Contohnya buruknya birokrasi atau kebijakan pemerintah yang menghambat akses.

Faktor Struktural

Faktor struktural berhubungan dengan cara pengelolaan kebijakan pemerintah, entah itu bersifat formal atau hanya pelaksanan kebijakannya saja.

Sebagai contoh pendistribusian BBM ke seluruh pelosok negeri agar seluruh masyarakat dapat menggunakannya.

Faktor Kultural

Kebijakan atau karakter yang dilakukan masyarakat merupakan penyebab faktor kultural. Contoh suatu masyarakat kondisinya mudah menyerah, pemalas, jujur, rajin, dan lain-lain.

Hal tersebut tentu dapat menyebabkan ketimpangan pada masyarakat pekerja keras apabila berhubungan dengan masyarakat pemalas.

Bentuk Ketimpangan Sosial

Bentuk Ketimpangan Sosial
Bentuk Ketimpangan Sosial, Foto Oleh Pahamfy com

Ketimpangan Kualitas Sumber Daya Manusia

Dalam bidang sumber daya manusia, pendidikan menjadi aspek penting untuk membangun masyarakat.

Hal ini karena pendidikan berpengaruh terhadap pola pikir seseorang, keterampilan, dan juga dapat menjadi cara bagi individu untuk meningkatkan status sosial atau kesejahteraan hidupnya.

Akan tetapi, tidak semua kalangan masyarakat bisa mendapat pendidikan yang bagus serta berkualitas.

Penduduk di kota-kota besar lebih mudah dalam mengakses pendidikan yang bagus.

Sebaliknya, mereka yang tinggal di wilayah dengan infrastruktur tidak memadai dan terbatasnya jaringan komunikasi akan lebih sulit untuk mendapatkannya.

Akibatnya, masyarakat di daerah terpencil bisa kalah saing dengan penduduk perkotaan. Peluang mereka dari daerah terpencil dalam mencari pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan hidup pun juga semakin kecil.

Ketimpangan Antar Wilayah dan Subwilayah

Biasanya sub wilayah mempunyai akses serta fasilitas lebih sedikit daripada wilayah. Misalnya di wilayah perkotaan banyak didirikan gedung-gedung untuk menunjang pertumbuhan ekonomi disana.

Hal itu sangat lah berbanding terbalik dengan di daerah sebagai subwilayah di mana jarang ditemui adanya rumah sakit, sekolah, serta infrastruktur lainnya.  

Ketimpangan Antara Desa dan Kota

Ketimpangan sosial antara desa dan kota terjadi karena faktor tertentu, contohnya keadaan geografis serta topologi desa yang kurang menguntungkan.

Tentu saja ini menjadi penyebab bahwa pekerjaan warga desa tidak mempunyai banyak pilihan daripada di daerah perkotaan.

Contohnya saja warga desa di wilayah pegunungan rata-rata berprofesi sebagai petani atau pedagang, karena dengan memanfaatkan kebun serta sawah mereka bisa memperoleh uang untuk menunjang hidup.

Selain itu, pembangunan ifrastruktur  juga lebih gencar dilakukan di perkotaan daripada di desa sehingga membuat warga desa pindah ke kota guna mendapat kehidupan yang lebih baik dan layak.

Ketimpangan Antar Golongan Ekonomi

Ketimpangan antar golongan ekonomi terjadi akibat tidak meratanya pembangunan serta menurunnya pendapatan perkapita karena tingginya pertumbuhan penduduk.

Pembangunan yang tidak merata membuat masyarakat sangat sulit untuk mendapat pelayanan dasar, seperti sanitasi, kesehatan, pendidikan, dan ketersediaan air bersih.

Sebagai contoh pendidikan memiliki pengaruh terhadap kualitas diri serta keterampilan seseorang. Jika masyarakat tidak mendapat pendidikan yang layak mereka akan terjebak pada pekerjaan dengan upah rendah.

Begitu pula dengan meningkatnya angka pertumbuhan penduduk di mana itu bisa membuat masyarakat semakin sulit memperoleh pekerjaan.

Ketimpangan Penyebaran Aset

Ini terjadi karena pendistribusian penyebaran aset tidak merata dan cenderung terpusat di perkotaan, sedangkan di daerah terpencil sangat tertinggal. Contohnya saja pembangunan jalan tol lebih sering dilakukan di kota ketimbang di desa.

Dampak Ketimpangan Sosial

Berikut adalah dampak dari ketimpangan sosial

Kemiskinan dan Pengangguran

Ketimpangan sosial yang terjadi di masyarakat dapat menyebabkan tingginya angka kemiskinan serta pengangguran di suatu daerah.

Kalangan ini sudah pasti memiliki penghasilan rendah. Selain itu, mereka juga memiliki daya beli rendah sebagai akibat dari rendahnya penghasilan tadi.

Kecemburuan Sosial

Kemiskinan dan pengangguran mampu menyebabkan munculnya kecemburuan sosial.

Masyarakat miskin yang memiliki penghasilan sekaligus daya beli rendah dan menganggur tersebut akan mulai membandingkan diri mereka dengan golongan menengah atau kaya.

Jika kecemburuan sosial ini dibiarkan, bisa mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

Timbul Kriminalitas

Kecemburuan sosial mampu menimbulkan kriminalitas. Masyarakat miskin dan menganggur dapat melakukan tindakan kriminal seperti perampokan.

Tindakan kriminal itu jika dibiarkan tentu mengakibatkan kerugian semakin besar bagi masyarakat lain maupun negara.

Upaya Mengatasi Ketimpangan Sosial

Upaya Mengatasi Ketimpangan Sosial
Upaya Mengatasi Ketimpangan Sosial, Foto Oleh Djawanews com

Bagaimana cara mencegah ketimpangan sosial? Berikut adalah penjelasannya.

Memperbanyak Lapangan Pekerjaan

Di Indonesia, pemerintah sudah berupaya menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya untuk masyarakat.

Misalnya saja melalui program kartu prakerja dengan sasarannya adalah masyarakat pengangguran serta orang-orang yang belum mendapatkan pekerjaan.

Adanya program prakerja tersebut diharapkan mampu menekan angka pengangguran secara maksimal.

Mengadakan Pendidikan Gratis

Pemerintah Indonesia sudah mengadakan pemberian pendidikan gratis selama 12 tahun (SD, SMP, SMA) bagi masyarakat.

Tidak hanya sampai tingkat menengah atas saja, pemerintah juga menyediakan beasiswa bidikmisi untuk mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi namun terkendala biaya.

Dengan demikian, sumber daya manusia dapat meningkat dan ketimpangan sosial pun bisa dicegah.

Nah, seperti itulah penjelasan tentang ketimpangan sosial. Bagaimana? Apa sobat studioliterasi sudah paham? Jika ada pertanyaan langsung tulis di kolom komentar, ya!

Baca juga: Perubahan Sosial

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Ketimpangan Sosial

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu […]
    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs […]

    Trending

    Antropologi ragawi menggunakan sudut pandang ilmunya dari aspek fisik dan biokultural manusia. Aspek-aspek tersebut juga meliputi biologi kesehatan dan kesejahteraan manusia. Dalam antropologi ragawi, pertama, manusia adalah organisme biologis, kemudian terlahir sebagai makhluk sosial. Yuk, kita pelajari lebih lengkap dalam ulasan berikut ini. Apa Itu Antropologi Ragawi? Antropologi ragawi fokus untuk mempelajari manusia serta primata […]
    Di sekolah, teman-teman tentu wajib mengenal sekaligus menguasai berbagai aplikasi penunjang dalam proses pembelajaran, seperti di antaranya Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint. Berbagai program tersebut yang dinamakan aplikasi office atau aplikasi perkantoran. Sekarang, coba kita pelajari lebih lanjut, ya. Apa Itu Aplikasi Perkantoran? Aplikasi office atau aplikasi perkantoran adalah berbagai aplikasi yang fungsinya memudahkan pekerjaan […]
    Pernahkan kalian memperhatikan sebuah ulasan yang terkandung di dalam buku, musik, atau novel? Mengapa diharuskan ada sebuah ulasan? Ulasan tersebut sangat berguna untuk kemajuan sebuah karangan literasi atau sebuah karya. Tanpa adanya ulasan yang mendukung, maka kualitas kepenulisan buku, musik, atau novel tidak ada kemajuan. Berikut kami sampaikan pengertian teks ulasan, struktur, beserta contoh teks […]