1. Kelas 10 Sosiologi

Lembaga Sosial: Jenis-Jenis, Ciri-Ciri, dan Fungsinya

Sebagai makhluk sosial, manusia tentu melakukan interaksi sosial. Nah, untuk bisa hidup dengan teratur, perlu sistem yang dapat mengaturnya, yaitu lembaga sosial. Institusi seperti sekolah, perusahaan, bahkan keluarga pun merupakan bentuk dari lembaga sosial. 

Menurut Koentjaraningrat, pengertian lembaga sosial adalah sistem tata kelakuan dan relasi yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan manusia. Kebutuhan hidup ini mencakup berbagai bidang, seperti pendidikan, ekonomi, politik, hingga keagamaan. Apa saja ciri dan fungsi dari lembaga sosial? Simak artikel kali ini hingga akhir, Kawan Literasi!

Terbentuknya Lembaga Sosial

Sebuah lembaga sosial bisa saja dibentuk dengan perencanaan matang, ataupun terbentuk secara tidak terencana, seperti berikut ini: 

1. Secara Tidak Terencana

Lembaga sosial atau sebuah institusi dapat terbentuk secara bertahap di masyarakat. Umumnya, hal ini bisa terjadi saat suatu kelompok masyarakat menghadapi masalah atau hal yang berkaitan dengan kepentingan pemenuhan kebutuhan hidup. Misalnya, pada masa kehidupan ekonomi zaman dahulu, untuk mendapatkan suatu barang, orang melaksanakan sistem barter. Namun, karena tidak efisien, akhirnya terbuatlah uang untuk alat pembayaran yang diakui, jadi muncullah lembaga ekonomi seperti bank. 

Artikel Terkait

  • Struktur Teks Laporan Percobaan, Ciri-Ciri dan Contohnya
    by Andira Adi Fitria (Studio Literasi) on September 17, 2023 at 11:48 am

    Teks laporan percobaan merupakan salah satu jenis teks yang ada dalam materi Bahasa Indonesia. Teks ini berfungsi untuk melaporkan percobaan yang dilakukan oleh seorang penulis. Penulisannya tentu tidak boleh asal, sebab teks ini harus menyatakan fakta hasil dari percobaan dan disusun dengan sistematis. Untuk mengetahuinya lebih jauh, simak artikel berikut hingga akhir, Kawan Literasi! Apa Artikel Struktur Teks Laporan Percobaan, Ciri-Ciri dan Contohnya pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • 13 Tanda Baca, Fungsi, dan Contoh Penggunaan sesuai EYD
    by Andira Adi Fitria (Studio Literasi) on September 17, 2023 at 8:38 am

    Dalam suatu kalimat, terdapat tanda baca yang biasanya digunakan. Baik itu kalimat pernyataan, kalimat tanya, atau kalimat seruan. Masing-masing menggunakan tanda baca sesuai fungsinya. Contohnya, tanda titik (.) yang umumnya digunakan untuk mengakhiri suatu kalimat berita.  Fungsi tanda baca adalah memudahkan pembaca untuk memberi jeda, mengetahui struktur suatu kalimat, dan menentukan intonasi. Lalu, bagaimana fungsi Artikel 13 Tanda Baca, Fungsi, dan Contoh Penggunaan sesuai EYD pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Pencemaran Tanah: Komponen Pencemar, Dampak, dan Penanganan
    by Andira Adi Fitria (Studio Literasi) on September 17, 2023 at 2:01 am

    Pencemaran tanah terjadi jika terdapat makhluk hidup, zat, maupun komponen lain ke dalam tanah hingga kualitas tanah menurun. Biasanya pencemaran tanah kerap terjadi akibat bahan kimia buatan manusia yang merubah lingkungan tanah. Apa saja sumber pencemaran tanah, dampak, dan cara menanganinya? Untuk mengetahuinya, simak artikel Studio Literasi kali ini hingga akhir, Kawan Literasi! Pencemaran Tanah Artikel Pencemaran Tanah: Komponen Pencemar, Dampak, dan Penanganan pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Konjungsi: Ketahui Jenis-Jenis hingga Contoh Penggunaannya
    by Andira Adi Fitria (Studio Literasi) on September 5, 2023 at 3:44 am

    Konjungsi lebih akrab disebut sebagai kata hubung. Konjungsi berfungsi menghubungkan dua klausa maupun frasa dalam sebuah kalimat agar saling berkesinambungan. Contoh paling umum yaitu dan, tetapi, maupun, sedangkan, dan lain sebagainya.  Namun tahukah Kawan Literasi jika konjungsi memiliki berbagai macam jenis dan penggunaannya yang berbeda? Simak artikel Studio Literasi kali ini hingga selesai untuk mengetahuinya Artikel Konjungsi: Ketahui Jenis-Jenis hingga Contoh Penggunaannya pertama kali tampil pada Studio Literasi.

2. Secara Terencana 

Sebaliknya, lembaga sosial juga bisa terbentuk secara terencana. Sebuah institusi dapat dibentuk melalui proses perencanaan yang komprehensif, serta dilaksanakan oleh seseorang atau sekelompok individu yang mempunyai wewenang atau kekuasaan. 

Contoh, pemerintah membuat lembaga transmigrasi untuk mengatasi masalah kepadatan penduduk. 

Baca juga: Ketimpangan Sosial

Ciri-Ciri Lembaga Sosial 

Sebuah lembaga sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 

  • Mempunyai simbolnya tersendiri, biasanya menjadi penanda atau ciri khas suatu lembaga.
  • Mempunyai aturan, tata tertib, atau tradisi, baik secara tertulis maupun tidak tertulis oleh para anggotanya.
  • Usianya lama, sehingga terdapat pewarisan dari generasi ke generasi. 
  • Memiliki kepercayaan mendasar atau ideologi yang disepakati bersama dan dianggap ideal oleh anggota-anggotanya.
  • Mempunyai alat kelengkapan untuk mewujudkan tujuan lembaga.
  • Mempunyai daya tahan atau tingkat kekebalan, sehingga tidak akan lenyap dengan mudah begitu saja. 

Jenis-Jenis Lembaga Sosial 

Setiap lembaga sosial terbentuk karena memiliki tujuan serta fungsinya masing-masing, yang tidak sama antara satu dan lembaga lainnya. Berikut adalah jenis-jenis lembaga sosial: 

1. Lembaga Keluarga

Sumber: kompas

Setiap keluarga pasti memiliki aturan atau kesepakatan khusus yang berlaku dan harus dilaksanakan oleh setiap anggota keluarga. Oleh karena itulah, keluarga juga tergolong sebagai lembaga sosial. Keluarga menjadi lembaga sosial yang paling mendasar dalam suatu kelompok masyarakat, terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak. Dengan kata lain, keluarga adalah satuan terkecil suatu masyarakat. 

Lembaga sosial keluarga memiliki fungsi reproduksi, sosialisasi, afeksi, ekonomi, pengawasan sosial, proteksi, dan fungsi pemberian status. 

2. Lembaga Agama

Sumber: pgi

Lembaga agama adalah sistem keyakinan dan praktik keagamaan pada suatu masyarakat. Sedangkan suatu agama merupakan ajaran yang mengatur tata kepercayaan atau keimanan, serta peribadatan kepada Tuhan, serta tata cara dalam pergaulan antar manusia. 

Suatu lembaga agama memiliki peran untuk mengarahkan individu sesuai dengan nilai moral, kebenaran yang diyakini, serta berguna untuk kehidupan manusia. Contoh beberapa lembaga agama di Indonesia adalah Persatuan Gereja Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Konferensi Waligereja Indonesia, dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI).

Berikut adalah fungsi dari sebuah lembaga keagamaan: 

  • Menjadi sumber pedoman individu atau kelompok, baik pedoman kepercayaan dan keberadaan (eksistensi). 
  • Memberi identitas setiap manusia sebagai bagian suatu agama, contohnya umat muslim, Kristen, Buddha, Hindu, atau Khong Hu Chu.
  • Menjadi acuan tentang tuntutan prinsip benar atau salah untuk menghindari perbuatan yang menyimpang dari ajaran. 

Baca juga: Pengertian Kelompok Sosial, Ciri, Contoh, & Faktor Pembentuknya

3. Lembaga Ekonomi

Sumber: unsplash

Sebuah lembaga ekonomi dibutuhkan untuk mengatur seluruh kegiatan ekonomi yang ada di masyarakat. Misalnya, kegiatan ekonomi yang dimaksud ialah perdagangan, ketenagakerjaan, hingga transaksi jual-beli. 

Contoh dari lembaga ekonomi yaitu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), perusahaan dan koperasi. 

Lembaga ekonomi memiliki beberapa fungsi, diantaranya sebagai berikut: 

  • Memberi pedoman pertukaran barang. 
  • Memberikan acuan terkait ketenagakerjaan. 
  • Memberi pedoman mengenai cara mendapatkan suatu barang atau bahan baku. 
  • Memberi acuan harga jual barang di pasar. 

4. Lembaga Pendidikan

Sumber: bengkuluekspress disway

Sebuah institusi atau lembaga pendidikan memiliki peran dan tanggung jawab untuk menyelenggarakan pendidikan di masyarakat. Lembaga ini penting untuk dipelihara masyarakat karena fungsinya yang sangat krusial, terutama untuk generasi penerus suatu masyarakat. 

Berikut adalah beberapa fungsi dari lembaga pendidikan: 

  • Memberi pengetahuan dan keterampilan pada siswa. 
  • Mengembangkan cara berpikir kritis dan rasional. 
  • Mengembangkan potensi setiap individu untuk memenuhi kebutuhan hidup;nya. 
  • Menjadi sarana pelestarian budaya melalui pengajaran dan pembiasaan hal yang terkait dengan norma, kebiasaan, atau budaya masyarakat sekitarnya. 

Lembaga pendidikan dapat dibedakan lagi menjadi tiga, yaitu institusi pendidikan formal, nonformal, dan informal. Institusi pendidikan formal yaitu institusi yang menyelenggarakan pendidikan resmi, yaitu sekolah. Sementara pendidikan nonformal merupakan pelengkap untuk masyarakat yang membutuhkan, seperti lembaga bimbingan belajar atau kursus. Pendidikan informal diselenggarakan secara tidak resmi, misalnya keluarga. 

5. Lembaga Politik 

Sumber: republika

Suatu lembaga politik berperan untuk mengatur seluruh kegiatan yang berhubungan dengan perpolitikan negara, misalnya urusan pemerintah daerah serta pemerintah pusat. Contoh lembaga politik di Indonesia diantaranya yaitu DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat, partai politik, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), dan lain sebagainya. 

Fungsi-fungsi dari lembaga politik yaitu sebagai berikut: 

  • Mengatur norma tentang kekuasaan melalui peraturan perundang-undangan.
  • Sebagai pengawas atau pengontrol konflik yang terjadi 
  • Melaksanakan pelayanan untuk masyarakat

Baca juga: Apa Itu Stratifikasi Sosial? Sifat, Fungsi & Bentuk

Itulah penjelasan mengenai lembaga sosial beserta ciri dan fungsinya masing-masing. Setiap lembaga sosial memiliki peran penting dalam suatu kelompok masyarakat. Semoga artikel kali ini bermanfaat untuk Kawan Literasi semua!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Lembaga Sosial: Jenis-Jenis, Ciri-Ciri, dan Fungsinya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Untuk menyelenggarakan kegiatan lingkup negara maupun daerah, pasti membutuhkan dana yang cukup besar. Oleh karena itu, Undang-Undang di Indonesia telah mengatur pengelolaan dana melalui APBN dan APBD. Meskipun sama-sama bertujuan untuk mengatur pendanaan, keduanya juga memiliki perbedaan dalam hal sumber serta fungsinya. Untuk mengetahuinya lebih jauh, simak artikel kali ini hingga selesai, ya, Kawan Literasi! […]
    Halo kawan literasi, akhirnya kita akan berjumpa lagi. By the way, pernahkah kalian membeli snack atau ice cream dari supermarket lalu terlintas kalian berpikir plastik itu terbuat dari apa? Kemudian saat kalian memasak, kalian pasti heran mengapa pegangan alat masak terasa begitu solid dan ringan? Peristiwa-peristiwa di atas merupakan contoh dari kegunaan polimer dalam kehidupan […]

    Trending

    Cause and effect merupakan salah satu jenis kalimat yang paling sering digunakan baik dalam teks maupun percakapan sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk kita mengetahui cara menyusun kalimat ini dengan benar. Sebagian orang pun masih melakukan kesalahan dalam menyatakan sebab dan akibat dalam bahasa Inggris.  Misalnya, “Because sick, she can’t come to school.” Klausa pertama […]
    Puisi terbagi menjadi dua jenis, yaitu puisi lama dan puisi baru. Perbedaan yang signifikan diantara keduanya yaitu pada aturan penulisannya. Puisi lama biasanya lebih kaku karena adanya aturan seperti jumlah kata dan pengulangan kata. Setiap jenisnya pun memiliki ketentuannya sendiri. Kawan Literasi pasti sudah tidak asing dengan pantun atau syair. Pantun dan syair merupakan beberapa […]
    Kerajaan Kediri dikenal dengan nama Kerajaan Panjalu. Kerajaan ini berdiri pada sekitar abad ke-12 tahun 1042-1222. Berada di tepi Sungai Brantas, Jawa Timur, dahulu kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno dengan corak Hindu. Bagaimana kehidupan masa kerajaan ini berdiri dan apa penyebab keruntuhannya? Simak artikel kali ini hingga selesai! Awalnya, kerajaan ini adalah hasil […]
    Sebagai makhluk sosial, manusia tentu melakukan interaksi sosial. Nah, untuk bisa hidup dengan teratur, perlu sistem yang dapat mengaturnya, yaitu lembaga sosial. Institusi seperti sekolah, perusahaan, bahkan keluarga pun merupakan bentuk dari lembaga sosial.  Menurut Koentjaraningrat, pengertian lembaga sosial adalah sistem tata kelakuan dan relasi yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan manusia. Kebutuhan hidup ini mencakup […]