1. Kelas 10 Sosiologi

Lembaga Sosial: Jenis-Jenis, Ciri-Ciri, dan Fungsinya

Sebagai makhluk sosial, manusia tentu melakukan interaksi sosial. Nah, untuk bisa hidup dengan teratur, perlu sistem yang dapat mengaturnya, yaitu lembaga sosial. Institusi seperti sekolah, perusahaan, bahkan keluarga pun merupakan bentuk dari lembaga sosial. 

Menurut Koentjaraningrat, pengertian lembaga sosial adalah sistem tata kelakuan dan relasi yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan manusia. Kebutuhan hidup ini mencakup berbagai bidang, seperti pendidikan, ekonomi, politik, hingga keagamaan. Apa saja ciri dan fungsi dari lembaga sosial? Simak artikel kali ini hingga akhir, Kawan Literasi!

Terbentuknya Lembaga Sosial

Sebuah lembaga sosial bisa saja dibentuk dengan perencanaan matang, ataupun terbentuk secara tidak terencana, seperti berikut ini: 

1. Secara Tidak Terencana

Lembaga sosial atau sebuah institusi dapat terbentuk secara bertahap di masyarakat. Umumnya, hal ini bisa terjadi saat suatu kelompok masyarakat menghadapi masalah atau hal yang berkaitan dengan kepentingan pemenuhan kebutuhan hidup. Misalnya, pada masa kehidupan ekonomi zaman dahulu, untuk mendapatkan suatu barang, orang melaksanakan sistem barter. Namun, karena tidak efisien, akhirnya terbuatlah uang untuk alat pembayaran yang diakui, jadi muncullah lembaga ekonomi seperti bank. 

Artikel Terkait

  • Aljabar Matematika: Dasar-dasar dan Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 18, 2024 at 1:51 am

    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk Artikel Aljabar Matematika: Dasar-dasar dan Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Tentang Vektor: Definisi, Macam, dan Penerapannya
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 16, 2024 at 2:43 am

    Dalam dunia matematika, terdapat banyak konsep yang penting dan perlu kita pahami. Salah satunya adalah vektor. Materi vektor ini diajarkan untuk jenjang SMA untuk jurusan IPA yang termasuk daftar mata pelajaran Matematika Peminatan IPA mulai dari kelas 10.  Vektor merupakan salah satu konsep dasar yang memiliki peranan penting dalam berbagai bidang, seperti fisika, matematika, dan Artikel Tentang Vektor: Definisi, Macam, dan Penerapannya pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Pola Bilangan: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Matematika
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 12, 2024 at 1:18 am

    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan Artikel Pola Bilangan: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Matematika pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Larutan: Definisi, Jenis, Sifat, dan Fungsi Sehari-hari
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 12, 2024 at 12:55 am

    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, Artikel Larutan: Definisi, Jenis, Sifat, dan Fungsi Sehari-hari pertama kali tampil pada Studio Literasi.

2. Secara Terencana 

Sebaliknya, lembaga sosial juga bisa terbentuk secara terencana. Sebuah institusi dapat dibentuk melalui proses perencanaan yang komprehensif, serta dilaksanakan oleh seseorang atau sekelompok individu yang mempunyai wewenang atau kekuasaan. 

Contoh, pemerintah membuat lembaga transmigrasi untuk mengatasi masalah kepadatan penduduk. 

Baca juga: Ketimpangan Sosial

Ciri-Ciri Lembaga Sosial 

Sebuah lembaga sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 

  • Mempunyai simbolnya tersendiri, biasanya menjadi penanda atau ciri khas suatu lembaga.
  • Mempunyai aturan, tata tertib, atau tradisi, baik secara tertulis maupun tidak tertulis oleh para anggotanya.
  • Usianya lama, sehingga terdapat pewarisan dari generasi ke generasi. 
  • Memiliki kepercayaan mendasar atau ideologi yang disepakati bersama dan dianggap ideal oleh anggota-anggotanya.
  • Mempunyai alat kelengkapan untuk mewujudkan tujuan lembaga.
  • Mempunyai daya tahan atau tingkat kekebalan, sehingga tidak akan lenyap dengan mudah begitu saja. 

Jenis-Jenis Lembaga Sosial 

Setiap lembaga sosial terbentuk karena memiliki tujuan serta fungsinya masing-masing, yang tidak sama antara satu dan lembaga lainnya. Berikut adalah jenis-jenis lembaga sosial: 

1. Lembaga Keluarga

Sumber: kompas

Setiap keluarga pasti memiliki aturan atau kesepakatan khusus yang berlaku dan harus dilaksanakan oleh setiap anggota keluarga. Oleh karena itulah, keluarga juga tergolong sebagai lembaga sosial. Keluarga menjadi lembaga sosial yang paling mendasar dalam suatu kelompok masyarakat, terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak. Dengan kata lain, keluarga adalah satuan terkecil suatu masyarakat. 

Lembaga sosial keluarga memiliki fungsi reproduksi, sosialisasi, afeksi, ekonomi, pengawasan sosial, proteksi, dan fungsi pemberian status. 

2. Lembaga Agama

Sumber: pgi

Lembaga agama adalah sistem keyakinan dan praktik keagamaan pada suatu masyarakat. Sedangkan suatu agama merupakan ajaran yang mengatur tata kepercayaan atau keimanan, serta peribadatan kepada Tuhan, serta tata cara dalam pergaulan antar manusia. 

Suatu lembaga agama memiliki peran untuk mengarahkan individu sesuai dengan nilai moral, kebenaran yang diyakini, serta berguna untuk kehidupan manusia. Contoh beberapa lembaga agama di Indonesia adalah Persatuan Gereja Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Konferensi Waligereja Indonesia, dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI).

Berikut adalah fungsi dari sebuah lembaga keagamaan: 

  • Menjadi sumber pedoman individu atau kelompok, baik pedoman kepercayaan dan keberadaan (eksistensi). 
  • Memberi identitas setiap manusia sebagai bagian suatu agama, contohnya umat muslim, Kristen, Buddha, Hindu, atau Khong Hu Chu.
  • Menjadi acuan tentang tuntutan prinsip benar atau salah untuk menghindari perbuatan yang menyimpang dari ajaran. 

Baca juga: Pengertian Kelompok Sosial, Ciri, Contoh, & Faktor Pembentuknya

3. Lembaga Ekonomi

Sumber: unsplash

Sebuah lembaga ekonomi dibutuhkan untuk mengatur seluruh kegiatan ekonomi yang ada di masyarakat. Misalnya, kegiatan ekonomi yang dimaksud ialah perdagangan, ketenagakerjaan, hingga transaksi jual-beli. 

Contoh dari lembaga ekonomi yaitu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), perusahaan dan koperasi. 

Lembaga ekonomi memiliki beberapa fungsi, diantaranya sebagai berikut: 

  • Memberi pedoman pertukaran barang. 
  • Memberikan acuan terkait ketenagakerjaan. 
  • Memberi pedoman mengenai cara mendapatkan suatu barang atau bahan baku. 
  • Memberi acuan harga jual barang di pasar. 

4. Lembaga Pendidikan

Sumber: bengkuluekspress disway

Sebuah institusi atau lembaga pendidikan memiliki peran dan tanggung jawab untuk menyelenggarakan pendidikan di masyarakat. Lembaga ini penting untuk dipelihara masyarakat karena fungsinya yang sangat krusial, terutama untuk generasi penerus suatu masyarakat. 

Berikut adalah beberapa fungsi dari lembaga pendidikan: 

  • Memberi pengetahuan dan keterampilan pada siswa. 
  • Mengembangkan cara berpikir kritis dan rasional. 
  • Mengembangkan potensi setiap individu untuk memenuhi kebutuhan hidup;nya. 
  • Menjadi sarana pelestarian budaya melalui pengajaran dan pembiasaan hal yang terkait dengan norma, kebiasaan, atau budaya masyarakat sekitarnya. 

Lembaga pendidikan dapat dibedakan lagi menjadi tiga, yaitu institusi pendidikan formal, nonformal, dan informal. Institusi pendidikan formal yaitu institusi yang menyelenggarakan pendidikan resmi, yaitu sekolah. Sementara pendidikan nonformal merupakan pelengkap untuk masyarakat yang membutuhkan, seperti lembaga bimbingan belajar atau kursus. Pendidikan informal diselenggarakan secara tidak resmi, misalnya keluarga. 

5. Lembaga Politik 

Sumber: republika

Suatu lembaga politik berperan untuk mengatur seluruh kegiatan yang berhubungan dengan perpolitikan negara, misalnya urusan pemerintah daerah serta pemerintah pusat. Contoh lembaga politik di Indonesia diantaranya yaitu DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat, partai politik, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), dan lain sebagainya. 

Fungsi-fungsi dari lembaga politik yaitu sebagai berikut: 

  • Mengatur norma tentang kekuasaan melalui peraturan perundang-undangan.
  • Sebagai pengawas atau pengontrol konflik yang terjadi 
  • Melaksanakan pelayanan untuk masyarakat

Baca juga: Apa Itu Stratifikasi Sosial? Sifat, Fungsi & Bentuk

Itulah penjelasan mengenai lembaga sosial beserta ciri dan fungsinya masing-masing. Setiap lembaga sosial memiliki peran penting dalam suatu kelompok masyarakat. Semoga artikel kali ini bermanfaat untuk Kawan Literasi semua!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Lembaga Sosial: Jenis-Jenis, Ciri-Ciri, dan Fungsinya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Halo, kawan literasi. Pernahkah kalian mendengarkan istilah debit dan kredit? Istilah ini sering kalian dengar saat melakukan pembayaran di bank atau mengurus keperluan administrasi sekolah. Sebenarnya kata tersebut memiliki arti yang luas dalam bidang akuntansi dan perbankan, tidak bisa kita artikan dalam satu bidang saja. Hmm, menarik nih!  Oh iya, terus apa kalian pernah mendengar […]
    Halo, kawan literasi. Bagaimana kabarnya? Aku harap kalian sehat-sehat saja ya. Pembahasan kali ini tak kalah menarik dari sebelumnya, lho. Yap, hari ini kita akan membahas sesuatu yang ada di sekitar kita. Wah, apa ya? Coba tebak! Benar, kita akan membahas tentang rangkaian listrik.  Sebelumnya kita memulai, apakah kalian menyadari bahwa listrik mempunyai peranan penting […]

    Trending

    Halo kawan literasi, bagaimana kabar kalian? aku harap baik-baik saja, ya. Pada pembahasan artikel fisika ini masih berhubungan dengan kelistrikan yaitu hukum ohm. Nah, pasti kalian sedikit banyak mengenal hukum fisika tersebut. Ternyata dalam rangkaian listrik, harus mempunyai hambatan dengan besar tertentu, lho. Mau tau kenapa?  Daripada penasaran, ayo kita belajar hukum fisika ini mulai […]
    Kegiatan transaksi sangat berkaitan dengan alat pembayaran. Semakin bertambahnya zaman, teknologi dan informasi di bidang ekonomi dan perbankan semakin berkembang. Analogi sederhananya adalah keadaan dahulu semaju sekarang, alat pembayaran hanya menggunakan uang logam dan uang kertas.  Ternyata, manusia menemukan beberapa keterbatasan dalam melakukan pembayaran. Jadi, muncullah beberapa metode atau alat pembayaran yang efektif dan efisien […]
    Salah satu alat optik yang paling dipakai oleh orang-orang yang di sekitar adalah kacamata. Seperti yang kita tahu, kacamata adalah alat bantu penglihatan untuk melihat objek dengan jelas. Nah, kawan literasi apakah kalian menyadari bahwa kacamata memiliki sistem khusus untuk memudahkan mata melihat benda dari jarak dekat maupun jauh?  Atau sesederhana kamera yang sering kita […]