1. Kelas 10 Biologi

Mengenal Metode Ilmiah, Persyaratan & Tahapan-Tahapannya

Sebelum belajar metode ilmiah, kalian harus mengenal hubungan antara pengetahuan dengan ilmu. Apa itu pengetahuan? Sesuatu yang kita tangkap menggunakan panca indera disebut sebagai pengetahuan. Baik yang telah dialami ataupun secara empiris. Penafsiran kata “pengetahuan” tidak hanya sampai pada pemahaman yang terlintas di kepala, melainkan bisa membentuk sebuah tindakan pada seseorang.

Pengetahuan terus berkembang secara dinamis, dan seringkali pengetahuan berguna untuk membantu memecahkan masalah. Pemecahan masalah tentu tidak boleh secara asal-asalan, maka dari itu perlu adanya metode ilmiah untuk mempermudah menyelesaikannya dengan beberapa pembuktian yang nyata dan relevan.

Pengertian Metode Ilmiah

Definisi Metode Ilmiah
Definisi Metode Ilmiah

Metode ilmiah berasal dari dua kata, yakni “methodos” yang berarti penelitian. Jadi metode ilmiah adalah suatu prosedur pemecahan masalah menggunakan langkah-langkah yang tersusun sistematis.  Prinsip dasar metode ilmiah atau scientific method adalah mengamati fenomena di alam semesta dengan konsep berpikir logis, objektif dan analitis.

Menurut Almack (1939), seorang ahli menyebutkan jika metode ilmiah merupakan cara menyatakan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan ataupun penjelasan kebenaran. Metode ini harus melewati beberapa proses untuk mencapai sebuah kesimpulan yang akurat. Tentu saja, setiap bidang keilmuan memiliki proses yang berbeda-beda.

Artikel Terkait

  • Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on April 16, 2024 at 1:24 am

    Apapun yang terkait dengan fashion, terlebih kalau menyangkut kekeluargaan kerajaan pasti menarik untuk diketahui. Termasuk, pakaian kerajaan pada masa lalu yang tentu mengandung nilai bersejarah penting.  Kali ini kami akan mengajak kalian membahas pakaian putri Kerajaan Majapahit yang merupakan salah satu kerajaan berjaya di Nusantara antara abad ke-13 dan ke-16. Penasaran dengan pakaian putri khas The post Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on April 6, 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 6, 2024 at 8:53 am

    Rumah merupakan tempat pertama untuk memulai suatu pembelajaran. Termasuk dalam hal gotong royong  Harapannya begitu terjun pada lingkungan masyarakat, kamu paling tidak sudah mengerti arti singkat mengenai hal tersebut. Memang kalau penerapannya contoh gotong royong di rumah seperti apa saja? Selengkapnya bisa kamu baca pada artikel yang dibuat khusus untuk Sobat Literasi. Check it out! Artikel Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 10:28 pm

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh Artikel Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Sedangkan menurut Abdurrahman Fathoni (2006), metode ilmiah adalah proses melakukan kegiatan untuk menemukan ilmu pengetahuan yang bersifat pra ilmiah. Perlakuannya juga harus mengikuti kode etik dan prosedur teknik normatif. Hal ini untuk memenuhi kaidah kesahihan dengan validitas ilmiah yang bisa dipertanggung jawabkan. 

Syarat Perancangan Metode Ilmiah

Nah, lalu bagaimana cara supaya metode ilmiah tersebut terjamin dan bisa berhasil? berikut terdapat beberapa syarat untuk melakukan metode ilmiah supaya mendapat kesimpulan penelitian yang baik dan benar.

Fakta

Persyaratan pertama ialah harus berdasarkan fakta. Setiap langkah proses ilmiah harus terbukti secara nyata atau tidak bersifat imajinatif. Apa yang ditulis harus berpatokan pada fakta, masuk akal, masuk dalam penalaran dan dapat dibuktikan secara ilmiah. Jika tidak, maka pengetahuan tersebut bukanlah metode ilmiah. 

Analitis

Kedua, metode ini harus bersifat analitis. Maksudnya adalah mengandung penjelasan secara rinci, detail dari awal sampai akhir. Sehingga tidak menimbulkan ambiguitas pada saat proses penelitian.

Objektivitas

Objective
Perlu Objektivitas dalam Menyusun Metode Ilmiah

Syarat ketiga adalah bersifat objektif. Mengapa begitu? bayangkan saja jika penelitian berdasarkan sebuah opini dan sudut pandang. Maka penelitian tersebut gampang goyah,berubah dan bisa dibantah secara mudah. Objektivitas itu perlu dalam penelitian terutama saat pengambilan kesimpulan berdasarkan interpretasi data penelitian.

Sistematis

Sistematis di sini artinya secara runtut. Maksudnya adalah teratur, terpadu dan sesuai dengan prosedur yang ada. Membuat metode ilmiah secara sistematis memerlukan jam terbang yang cukup tinggi, karena memang untuk melakukannya membutuhkan dedikasi dan ketekunan yang luar biasa. 

Baca JugaMetode Penelitian Kualitatif

Konsisten

Konsisten artinya adalah setiap keputusan dalam proses penelitian haruslah sama dari awal sampai akhir. Jika ada perubahan, maka peneliti wajib untuk mengulangi tahapan dari awal. 

Kritis dan Korektif

Kritis dan Korektif
Perlu Sikap Kritis dan Korektif Untuk Menyusun Metode Ilmiah

Supaya proses dalam kegiatan penelitian terlihat “hidup” maka perlu adanya pemikiran kritis mengenai topik yang sedang kalian ambil. Peneliti juga harus mempunyai pemikiran terbuka, terbuka untuk pengetahuan lanjutan sehingga metode ilmiahnya pun bisa berkembang.Selain itu, metode tersebut harus bebas dari kemungkinan penyebab ketidaksesuaian alias korektif.

Berorientasi pada Tujuan

Peneliti harus mempunyai pemikiran visioner atau cermat terhadap tujuan. Metode ilmiah harus memiliki purpose yang kuat untuk menyelesaikan permasalahan yang ada, sehingga hasil dan kesimpulan tersebut dalam menjawab keseluruhan masalah.

Operasional

Operasional disini mempunyai arti harus sesuai dengan pedoman. Pedoman atau acuan membantu penelitian berjalan dengan lancar dan mengurangi resiko kesalahan secara teknis. 

Empiris

Empiris artinya bersumber dari pengamatan. Pengamatan secara langsung merupakan salah satu penyebab metode ilmiah berhasil. Maka dari itu carilah sumber pengamatan dengan sejelas-jelasnya supaya mempermudah penelitian.  

Dapat Diulang

Persyaratan selanjutnya adalah metode ilmiah tersebut dapat diulang oleh pihak lain untuk memeriksa kebenaran dari suatu penelitian. Intinya, adalah hasil tidak terdapat perubahan baik dalam prosedur dan hasil walaupun penelitiannya di lingkungan berbeda. 

Dapat Digeneralisasi

Metode tersebut harus bisa tersampaikan secara general. Maksudnya adalah penjelasan terkait informasi dalam penelitian menggunakan bahasa sederhana.

Langkah-Langkah Metode Ilmiah

Langkah-Langkah Metode Ilmiah
Langkah-Langkah Menyusun Metode Ilmiah

Identifikasi  Masalah

Mengamati sebuah masalah adalah langkah awal melakukan metode ilmiah. Cara sederhananya seperti mengamati lingkungan sekitar, dengan begitu kalian akan mengetahui apa saja perbaikan yang tepat dan solusi yang lebih baik. Cara lain seperti menyempurnakan sebuah penelitian sebelumnya. Jadi, langkah ini sangat krusial sebelum kalian melewati tahapan selanjutnya. 

Merumuskan Masalah

Setelah itu, kalian akan merumuskan permasalahan tersebut dengan kalimat tanya. Pastikan masalah itu dapat teruji secara ilmiah. Tak hanya itu rumusan masalah tersebut harus mudah dipahami karena akan menjadi jawaban penelitian yang kalian lakukan. 

Menyusun Dasar Teori

Nah, setelah mendapatkan beberapa permasalahan, maka langkah berikutnya adalah mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya secara teoritis atau data-data penguat sebagai pendukung penelitian. Di zaman sekarang, pengambilan informasi dapat di mana saja, seperti buku, jurnal, e-jurnal, atau internet. Carilah referensi yang relevan dengan penelitian berdasarkan sumber-sumber yang terpercaya. 

Membuat Hipotesis

Hipotesis artinya adalah jawaban sementara. Mengingat sifat metode ilmiah haruslah objektif dan bebas dari prasangka, jawaban sementara tersebut melewati beberapa pengujian secara ilmiah. Mengapa begitu? karena kebenaran hipotesis masih perlu dicari. Maka, perlu adanya percobaan penelitian. 

Menentukan Variabel Penelitian

Dalam pembuatan hipotesis, kalian harus menentukan variabel-variabel sebagai acuan pengujian untuk menentukan validitas (kebenaran) dalam hasil penelitian Berikut adalah variabel yang perlu kalian kalian ketahui:

  1. Variabel Terikat, sering disebut variabel dependen yang artinya adalah variabel yang dapat berubah karena pengaruh dari variabel bebas. 
  2. Variabel Bebas, bertindak sebagai stimulus atau pengaruh terhadap variabel terikat. Variabel ini menjadi pelaku aktif untuk penyebab perubahan yang terjadi pada variabel terikat
  3. Variabel Kontrol, merupakan variabel yang bertindak sebagai pengontrol variabel bebas

Menguji Hipotesis

Selanjutnya adalah pengujian hipotesis. Jawaban sementara yang telah kalian buat akan melewati pengujian secara seksama melalui eksperimen atau percobaan di dalam laboratorium, pengamatan langsung, serta melakukan wawancara atau survei. 

Mengolah Data

Percobaan telah selesai, kini saatnya untuk melakukan pengolahan data. Data tersebut akan diolah sedemikian rupa baik secara kuantitatif atau kualitatif. Pengolahan data akan mempersempit dugaan sementara apakah diterima atau ditolak. 

Membuat Kesimpulan

Menarik Kesimpulan
Menarik Kesimpulan Berdasarkan Hasil Pengujian

Pembuatan kesimpulan merupakan proses meringkas hasil percobaan serta mencocokkan hasil tersebut terhadap hipotesis. Tak selamanya, hipotesis itu selalu diterima. Pada kenyataannya, ada beberapa hipotesis penelitian yang tidak sesuai. Jadi, pengambilan kesimpulan sama dengan membangun kebenaran dari sebuah hasil penelitian. 

Evaluasi dan Pengulangan

Kapasitas manusia sangatlah terbatas, apalagi dalam melakukan penelitian. Sedangkan, ilmu itu terus berkembang dan akan selalu ada perubahan secara tidak langsung dalam metode ilmiah. Maka dari itu, mungkin ada beberapa kesalahan yang muncul, sehingga sebagai seorang peneliti harus bersedia melakukan evaluasi untuk memastikan kebenarannya atau kevalidan hasil.  

Baca Juga : Macam-Macam Metode Penelitian

Kesalahan Umum Metode Ilmiah

 

Nah, sebelum kita menutup pembahasan ini, kami akan merangkum beberapa kesalahan umum saat melakukan percobaan pada metode ilmiah supaya kalian lebih berhati-hati. Pertama adalah ketidaksesuaian sebuah analisis dengan identifikasi masalah. Melansir detik.com, kasus semacam ini adalah ketidakmampuan peneliti dalam memperjelas identifikasi masalah dengan baik dan seksama. Mengingat kembali, jika identifikasi masalah adalah pondasi utama dalam melakukan penelitian.

Dasar teori juga berfungsi sebagai penguat identifikasi masalah. Perhatikan kembali kesesuaian dasar teori dengan latar belakang permasalahan. Kedua, logika bahasa. Penelitian yang baik adalah penelitian yang tertulis dengan bahasa yang teratur dan sesuai dengan tata bahasa. Salah satu faktor utama kesalahan dalam penulisan penelitian adalah kebiasaan berbahasa. Ketiga, yaitu pengutipan. Kesalahan yang paling umum terjadi adalah penulisan pengutipan. Salah dalam pengutipan bisa mempengaruhi kredibilitas penelitian. 

Kesimpulan

Metode ilmiah adalah  suatu prosedur pemecahan masalah menggunakan langkah-langkah yang tersusun sistematis. Metode tersebut harus memenuhi syarat dan langkah-langkah pelaksanaan supaya menghasilkan penelitian yang berkualitas. Tak hanya itu, beberapa kesalahan umum dalam metode ilmiah sebaiknya kalian perhatikan dengan seksama.

Nah, bagaimana? sudah paham seluk beluk metode ilmiah bukan? Semoga bermanfaat ya! 

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Mengenal Metode Ilmiah, Persyaratan & Tahapan-Tahapannya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Awal mula munculnya bank sentral adalah pembangunan sebuah firma pada tahun 1690, saat itu kerajaan Inggris ingin membangun infrastruktur yang kuat untuk armada laut. Nah, tapi nyatanya tidak semudah itu lho guys. Pemerintahan Inggris tidak mempunyai pendanaan yang memadai untuk membangunnya. Selanjutnya, muncullah gagasan William Paterson yang kemudian direalisasikan oleh Charles Montagu yaitu membentuk sebuah […]
    Halo, kawan literasi! Kalian setiap bepergian setidaknya menggunakan fasilitas umum seperti jalan raya, bukan? Nah, fasilitas umum yang kalian lewati setiap hari itu adalah salah satu hasil infrastruktur yang dikerjakan oleh pemerintah. Tentunya untuk  membuatnya memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Nah, ngomong-ngomong tentang anggaran, pasti tidak jauh dengan APBN APBD.  Hmm, kira-kira anggaran negara tersebut […]

    Trending

    Pernahkan kalian memperhatikan sebuah ulasan yang terkandung di dalam buku, musik, atau novel? Mengapa diharuskan ada sebuah ulasan? Ulasan tersebut sangat berguna untuk kemajuan sebuah karangan literasi atau sebuah karya. Tanpa adanya ulasan yang mendukung, maka kualitas kepenulisan buku, musik, atau novel tidak ada kemajuan. Berikut kami sampaikan pengertian teks ulasan, struktur, beserta contoh teks […]
    Salah satu perangkat elektronik yang dibutuhkan oleh para pelajar maupun pekerja adalah komputer. Komputer hadir mempermudah kehidupan manusia. Bahkan jenis-jenis komputer ini menjadi kebutuhan esensial bagi mereka yang berhubungan dengan sistem komputasi. Berdasarkan buku Arsitektur Komputer (2017), perkembangan komputer dari zaman ke zaman telah mengalami perubahan signifikan. Dengan adanya perangkat ini, dapat mengubah kemampuan manusia […]
    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu […]
    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs […]