1. Uncategorized

Polimer: Pengertian, Struktur & Jenis-Jenisnya. Lengkap!

Halo kawan literasi, akhirnya kita akan berjumpa lagi. By the way, pernahkah kalian membeli snack atau ice cream dari supermarket lalu terlintas kalian berpikir plastik itu terbuat dari apa? Kemudian saat kalian memasak, kalian pasti heran mengapa pegangan alat masak terasa begitu solid dan ringan? Peristiwa-peristiwa di atas merupakan contoh dari kegunaan polimer dalam kehidupan sehari-hari. 

Nah daripada penasaran, yuk kita simak penjelasan di bawah ini!

Pengertian Polimer

Mengenal Pengertian Polimer
Mengenal Pengertian Polimer

Polimer merupakan senyawa molekul besar yang membentuk rantai molekul yang terdiri dari gabungan unit yang panjang dan berulang. Dengan kata lain, berasal dari proses polimerisasi. Lalu, unit-unit kecil berulang yang menyusunnya bernama monomer. Sifat-sifat yang dimilikinya adalah berbeda-beda, tergantung dari proses pembentukan, reaksi, dan sifat molekulnya. 

Struktur Polimer

Polimerisasi merupakan proses pembuatan polimer sintetis dengan menggunakan berbagai macam molekul kecil bernama monomer. Lalu, molekul-molekul tersebut dikombinasikan menjadi satu rangkai molekul dengan bantuan ikatan kimia bernama ikatan kovalen.

Artikel Terkait

  • Aljabar Matematika: Dasar-dasar dan Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 18, 2024 at 1:51 am

    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk Artikel Aljabar Matematika: Dasar-dasar dan Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Tentang Vektor: Definisi, Macam, dan Penerapannya
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 16, 2024 at 2:43 am

    Dalam dunia matematika, terdapat banyak konsep yang penting dan perlu kita pahami. Salah satunya adalah vektor. Materi vektor ini diajarkan untuk jenjang SMA untuk jurusan IPA yang termasuk daftar mata pelajaran Matematika Peminatan IPA mulai dari kelas 10.  Vektor merupakan salah satu konsep dasar yang memiliki peranan penting dalam berbagai bidang, seperti fisika, matematika, dan Artikel Tentang Vektor: Definisi, Macam, dan Penerapannya pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Pola Bilangan: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Matematika
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 12, 2024 at 1:18 am

    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan Artikel Pola Bilangan: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Matematika pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Larutan: Definisi, Jenis, Sifat, dan Fungsi Sehari-hari
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 12, 2024 at 12:55 am

    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, Artikel Larutan: Definisi, Jenis, Sifat, dan Fungsi Sehari-hari pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Pada proses penggabungan molekul terdapat reaksi kimia yaitu pada proses perubahan ikatan kimiawi. Hal seperti ini terjadi karena adanya pemanasan dan pengaruh tekanan, sehingga dihasilkan berbagai macam dengan struktur ikatan yang bervariasi. 

Selanjutnya, rantai monomer dari hasil proses polimerisasi disebut sebagai makromolekul. Satu makromolekul ini mengandung banyak monomer yang dimana menentukan kualitas dari produk yang dibuat oleh industri.

Baca Juga: Benzena:Definisi, Struktur, Tata Nama Beserta Dampaknya

Jenis-Jenis Polimer

Adapun jenis-jenisnya dibedakan berdasarkan asal pembentukan, metode pembentukan, susunan rantai, jumlah monomer, dan reaksi terhadap panas. Bagaimana penjelasannya? Simak ulasan di bawah ini ya! 

Berdasarkan Asal Pembentukan

Berdasarkan pembentukannya, ada berbagai jenis yang perlu kalian ketahui saat ini. Beberapa di antaranya ada yang tidak kita sadari asal usulnya, metode pembentukan, jumlah rantai dan sebagainya.

Polimer Alam

Polimer alam berasal dari alam dan organisme hidup. Melansir gramedia.com, jenis ini relatif mahal karena memang berasal dari alam. Namun, sifat dari jenis ini kurang menguntungkan. Contohnya seperti karet. Komoditas yang berasal dari getah pohon karet ini cepat untuk mengalami kerusakan akibat terkena minyak atau udara dalam jangka waktu lama. 

Contoh lainnya adalah sutra dan wol. Mereka tergolong ke dalam senyawa protein hewani yang mudah untuk membusuk. Secara garis besar, bersifat hidrofilik (dapat berikatan dengan air), sulit dicetak, dan jangkauan penggunaanya yang terbatas tidak seperti jenis sintetis. 

Polimer Sintetis

Asal kalian tahu, jenis ini tidak tersedia di alam, atau kata lain dibuat oleh manusia. Menurut penelitian para ahli, polimer sintetis yang dibuat ternyata dapat direkayasa sesuai dengan sifat-sifat yang ingin dikembangkan. Tujuan dari perekayasaannya  adalah untuk mendapatkan polisintetis yang sesuai untuk kepentingan komersial. 

Berdasarkan Metode Pembentukan

Selanjutnya ada jenis-jenis polimer berdasarkan metode pembentukan. Berdasarkan pembentukannya, ia terbagi menjadi dua yaitu adisi dan kondensasi.

Polimer adisi adalah proses bergabungnya monomer-monomer dengan ikatan rangkap dalam kondisi jenuh. Dalam proses polimerisasi adisi, pembawa rantai adalah senyawa reaktif yang mengandung radikal bebas yang membentuk sebuah reaksi kimia. Unsur yang terlibat adalah hidrogen (H) dan klorida (Cl).  

Sementara itu polimer kondensasi adalah gabungan dari gugus fungsi antara dua monomer. Lalu, reaksi tersebut dapat terbentuk karena adanya monomer dengan dua gugus fungsi. 

Berdasarkan Susunan Rantai

Selanjutnya berdasarkan susunan rantai, ia terbagi menjadi tiga yakni linear, bercabang serta ikat silang.  Simak penjelasannya berikut ini ya!

Polimer Linear

Polimer yang tersusun secara berulang dan saling berikatan akan membentuk rantai yang panjang. Selanjutnya ia  mempunyai titik leleh, kekuatan tarik dan kerapatan zat yang cukup tinggi.  

Polimer Bercabang

Selanjutnya adalah polimer bercabang. Monomernya saling bergabung membentuk rantai lurus dan bercabang dengan kepanjangan cabang yang berbeda-beda. Selanjutnya, ia memiliki kepadatan dan titik leleh yang lebih rendah.  

Polimer Ikat Silang

Ketiga adalah jenis ikat silang. Mengapa demikian? Monomer dalam polimer ikat silang saling berhubungan dengan membentuk jaringan tiga dimensi dan ikatan kovalen yang kuat. Rekayasa ini menghasilkan beberapa kelebihan antara lain seperti sifat kekerasan yang baik, berat molekul (Mr) yang tinggi dan titik leleh yang tinggi. 

Baca Juga: Senyawa Hidrokarbon: Definisi, Jenis, Reaksi & Dampaknya

Berdasarkan Reaksi Terhadap Pemanasan

Polimer menghasilkan beberapa reaksi terhadap pemanasan. Ia terbagi menjadi dua, yaitu:

Termoplastik

Termoplastik mempunyai ciri khas lebih lunak ketika terjadi pemanasan dan dapat berubah bentuk. Gaya tarik antar molekul terbilang sedang, sehingga jika ia berantai lurus maka konsistensinya akan keras. Sementara itu, jika susunan rantainya bercabang, maka ia cenderung lebih lunak. Namun ia kembali menjadi lunak saat didinginkan. 

Proses pemanasan dan pendinginan dapat terjadi tanpa mengubah komposisi kimianya. Contohnya seperti polietilena (PE), plastik polyvinyl chloride (PVC), polipropilena (PP) dan sebagainya

Termosetting

Sesuai dengan namanya, ia tetap keras dan tidak lunak jika terkena panas. Contohnya seperti bakelit. Ia tetap bertekstur keras dan tidak lunak jika terkena panas. Polimer ini hanya dapat dipanaskan satu kali, yaitu pada saat pembuatannya. Jadi jika setelah putus tidak bisa di sambung kembali. Contohnya seperti bakelit.

Kesimpulan

Polimer merupakan senyawa hidrokarbon yang membentuk rantai molekul. Jenis-jenisnya terbagi menjadi beragam. Pertama, terbentuk berdasarkan asalnya, kedua metode pembuatannya. Selanjutnya, ia terbentuk berdasarkan susunan rantai serta yang terakhir adalah berdasarkan reaksi terhadap pemanasan.

Akhirnya, kita sampai juga pada pembahasan terakhir, Sudah paham dong, pastinya? Oke, sampai jumpa ya, kawan literasi. Semoga bermanfaat!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Polimer: Pengertian, Struktur & Jenis-Jenisnya. Lengkap!

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Halo, kawan literasi. Pernahkah kalian mendengarkan istilah debit dan kredit? Istilah ini sering kalian dengar saat melakukan pembayaran di bank atau mengurus keperluan administrasi sekolah. Sebenarnya kata tersebut memiliki arti yang luas dalam bidang akuntansi dan perbankan, tidak bisa kita artikan dalam satu bidang saja. Hmm, menarik nih!  Oh iya, terus apa kalian pernah mendengar […]
    Halo, kawan literasi. Bagaimana kabarnya? Aku harap kalian sehat-sehat saja ya. Pembahasan kali ini tak kalah menarik dari sebelumnya, lho. Yap, hari ini kita akan membahas sesuatu yang ada di sekitar kita. Wah, apa ya? Coba tebak! Benar, kita akan membahas tentang rangkaian listrik.  Sebelumnya kita memulai, apakah kalian menyadari bahwa listrik mempunyai peranan penting […]

    Trending

    Halo kawan literasi, bagaimana kabar kalian? aku harap baik-baik saja, ya. Pada pembahasan artikel fisika ini masih berhubungan dengan kelistrikan yaitu hukum ohm. Nah, pasti kalian sedikit banyak mengenal hukum fisika tersebut. Ternyata dalam rangkaian listrik, harus mempunyai hambatan dengan besar tertentu, lho. Mau tau kenapa?  Daripada penasaran, ayo kita belajar hukum fisika ini mulai […]
    Kegiatan transaksi sangat berkaitan dengan alat pembayaran. Semakin bertambahnya zaman, teknologi dan informasi di bidang ekonomi dan perbankan semakin berkembang. Analogi sederhananya adalah keadaan dahulu semaju sekarang, alat pembayaran hanya menggunakan uang logam dan uang kertas.  Ternyata, manusia menemukan beberapa keterbatasan dalam melakukan pembayaran. Jadi, muncullah beberapa metode atau alat pembayaran yang efektif dan efisien […]
    Salah satu alat optik yang paling dipakai oleh orang-orang yang di sekitar adalah kacamata. Seperti yang kita tahu, kacamata adalah alat bantu penglihatan untuk melihat objek dengan jelas. Nah, kawan literasi apakah kalian menyadari bahwa kacamata memiliki sistem khusus untuk memudahkan mata melihat benda dari jarak dekat maupun jauh?  Atau sesederhana kamera yang sering kita […]