1. Uncategorized

Polimer: Pengertian, Struktur & Jenis-Jenisnya. Lengkap!

Halo kawan literasi, akhirnya kita akan berjumpa lagi. By the way, pernahkah kalian membeli snack atau ice cream dari supermarket lalu terlintas kalian berpikir plastik itu terbuat dari apa? Kemudian saat kalian memasak, kalian pasti heran mengapa pegangan alat masak terasa begitu solid dan ringan? Peristiwa-peristiwa di atas merupakan contoh dari kegunaan polimer dalam kehidupan sehari-hari. 

Nah daripada penasaran, yuk kita simak penjelasan di bawah ini!

Pengertian Polimer

Mengenal Pengertian Polimer
Mengenal Pengertian Polimer

Polimer merupakan senyawa molekul besar yang membentuk rantai molekul yang terdiri dari gabungan unit yang panjang dan berulang. Dengan kata lain, berasal dari proses polimerisasi. Lalu, unit-unit kecil berulang yang menyusunnya bernama monomer. Sifat-sifat yang dimilikinya adalah berbeda-beda, tergantung dari proses pembentukan, reaksi, dan sifat molekulnya. 

Struktur Polimer

Polimerisasi merupakan proses pembuatan polimer sintetis dengan menggunakan berbagai macam molekul kecil bernama monomer. Lalu, molekul-molekul tersebut dikombinasikan menjadi satu rangkai molekul dengan bantuan ikatan kimia bernama ikatan kovalen.

Artikel Terkait

  • Keindahan Tata Busana Tari Pendet, Banyak Maknanya!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on Mei 23, 2024 at 12:14 am

    Tari Pendet memang sudah identik dengan Bali dan sudah menjadi salah satu ciri khas. Tapi, pernah tidak kamu penasaran apa nama busana dari para penari Tari Pendet tersebut? Sini, Museum Nusantara akan membahasnya satu per satu dan lengkap melalui artikel ini! Jenis-Jenis Tari Pendet Ada 2 jenis Tari Pendet, yakni: Tari Pendet Penyambutan Biasanya sebagai The post Keindahan Tata Busana Tari Pendet, Banyak Maknanya! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on Mei 10, 2024 at 10:44 am

    Tari Merak, tarian tradisional Indonesia yang asalnya dari Jawa Barat. Tarian ini terkenal dengan gerakannya yang anggun dan penuh makna, tetapi juga kostumnya yang indah. Mulai berkembang pada sekitar tahun 50-an, oleh seorang koreografer saat itu, Raden Tjetjep Soemantri. Eits, tarian ini sudah mendunia, lho! Bahkan, saat ini Tari Merak sudah masuk daftar UNESCO dengan The post Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 10, 2024 at 12:32 am

    Kitab Weda adalah kitab suci utama yang menjadi pedoman hidup bagi umat Hindu, yang dipercaya berasal dari sekitar 1500-500 SM. Kata “Weda” berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “pengetahuan” atau “kebijaksanaan”. Pada kitab Weda isinya, mengenai doa, pujian, dan ajaran yang menjadi pedoman utama dalam bertindak. Selengkapnya, mengenai Kitab Weda bisa kamu baca penjelasannya dibawah Artikel Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 2, 2024 at 6:00 am

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah Artikel 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Pada proses penggabungan molekul terdapat reaksi kimia yaitu pada proses perubahan ikatan kimiawi. Hal seperti ini terjadi karena adanya pemanasan dan pengaruh tekanan, sehingga dihasilkan berbagai macam dengan struktur ikatan yang bervariasi. 

Selanjutnya, rantai monomer dari hasil proses polimerisasi disebut sebagai makromolekul. Satu makromolekul ini mengandung banyak monomer yang dimana menentukan kualitas dari produk yang dibuat oleh industri.

Baca Juga: Benzena:Definisi, Struktur, Tata Nama Beserta Dampaknya

Jenis-Jenis Polimer

Adapun jenis-jenisnya dibedakan berdasarkan asal pembentukan, metode pembentukan, susunan rantai, jumlah monomer, dan reaksi terhadap panas. Bagaimana penjelasannya? Simak ulasan di bawah ini ya! 

Berdasarkan Asal Pembentukan

Berdasarkan pembentukannya, ada berbagai jenis yang perlu kalian ketahui saat ini. Beberapa di antaranya ada yang tidak kita sadari asal usulnya, metode pembentukan, jumlah rantai dan sebagainya.

Polimer Alam

Polimer alam berasal dari alam dan organisme hidup. Melansir gramedia.com, jenis ini relatif mahal karena memang berasal dari alam. Namun, sifat dari jenis ini kurang menguntungkan. Contohnya seperti karet. Komoditas yang berasal dari getah pohon karet ini cepat untuk mengalami kerusakan akibat terkena minyak atau udara dalam jangka waktu lama. 

Contoh lainnya adalah sutra dan wol. Mereka tergolong ke dalam senyawa protein hewani yang mudah untuk membusuk. Secara garis besar, bersifat hidrofilik (dapat berikatan dengan air), sulit dicetak, dan jangkauan penggunaanya yang terbatas tidak seperti jenis sintetis. 

Polimer Sintetis

Asal kalian tahu, jenis ini tidak tersedia di alam, atau kata lain dibuat oleh manusia. Menurut penelitian para ahli, polimer sintetis yang dibuat ternyata dapat direkayasa sesuai dengan sifat-sifat yang ingin dikembangkan. Tujuan dari perekayasaannya  adalah untuk mendapatkan polisintetis yang sesuai untuk kepentingan komersial. 

Berdasarkan Metode Pembentukan

Selanjutnya ada jenis-jenis polimer berdasarkan metode pembentukan. Berdasarkan pembentukannya, ia terbagi menjadi dua yaitu adisi dan kondensasi.

Polimer adisi adalah proses bergabungnya monomer-monomer dengan ikatan rangkap dalam kondisi jenuh. Dalam proses polimerisasi adisi, pembawa rantai adalah senyawa reaktif yang mengandung radikal bebas yang membentuk sebuah reaksi kimia. Unsur yang terlibat adalah hidrogen (H) dan klorida (Cl).  

Sementara itu polimer kondensasi adalah gabungan dari gugus fungsi antara dua monomer. Lalu, reaksi tersebut dapat terbentuk karena adanya monomer dengan dua gugus fungsi. 

Berdasarkan Susunan Rantai

Selanjutnya berdasarkan susunan rantai, ia terbagi menjadi tiga yakni linear, bercabang serta ikat silang.  Simak penjelasannya berikut ini ya!

Polimer Linear

Polimer yang tersusun secara berulang dan saling berikatan akan membentuk rantai yang panjang. Selanjutnya ia  mempunyai titik leleh, kekuatan tarik dan kerapatan zat yang cukup tinggi.  

Polimer Bercabang

Selanjutnya adalah polimer bercabang. Monomernya saling bergabung membentuk rantai lurus dan bercabang dengan kepanjangan cabang yang berbeda-beda. Selanjutnya, ia memiliki kepadatan dan titik leleh yang lebih rendah.  

Polimer Ikat Silang

Ketiga adalah jenis ikat silang. Mengapa demikian? Monomer dalam polimer ikat silang saling berhubungan dengan membentuk jaringan tiga dimensi dan ikatan kovalen yang kuat. Rekayasa ini menghasilkan beberapa kelebihan antara lain seperti sifat kekerasan yang baik, berat molekul (Mr) yang tinggi dan titik leleh yang tinggi. 

Baca Juga: Senyawa Hidrokarbon: Definisi, Jenis, Reaksi & Dampaknya

Berdasarkan Reaksi Terhadap Pemanasan

Polimer menghasilkan beberapa reaksi terhadap pemanasan. Ia terbagi menjadi dua, yaitu:

Termoplastik

Termoplastik mempunyai ciri khas lebih lunak ketika terjadi pemanasan dan dapat berubah bentuk. Gaya tarik antar molekul terbilang sedang, sehingga jika ia berantai lurus maka konsistensinya akan keras. Sementara itu, jika susunan rantainya bercabang, maka ia cenderung lebih lunak. Namun ia kembali menjadi lunak saat didinginkan. 

Proses pemanasan dan pendinginan dapat terjadi tanpa mengubah komposisi kimianya. Contohnya seperti polietilena (PE), plastik polyvinyl chloride (PVC), polipropilena (PP) dan sebagainya

Termosetting

Sesuai dengan namanya, ia tetap keras dan tidak lunak jika terkena panas. Contohnya seperti bakelit. Ia tetap bertekstur keras dan tidak lunak jika terkena panas. Polimer ini hanya dapat dipanaskan satu kali, yaitu pada saat pembuatannya. Jadi jika setelah putus tidak bisa di sambung kembali. Contohnya seperti bakelit.

Kesimpulan

Polimer merupakan senyawa hidrokarbon yang membentuk rantai molekul. Jenis-jenisnya terbagi menjadi beragam. Pertama, terbentuk berdasarkan asalnya, kedua metode pembuatannya. Selanjutnya, ia terbentuk berdasarkan susunan rantai serta yang terakhir adalah berdasarkan reaksi terhadap pemanasan.

Akhirnya, kita sampai juga pada pembahasan terakhir, Sudah paham dong, pastinya? Oke, sampai jumpa ya, kawan literasi. Semoga bermanfaat!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Polimer: Pengertian, Struktur & Jenis-Jenisnya. Lengkap!

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu […]
    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs […]

    Trending

    Antropologi ragawi menggunakan sudut pandang ilmunya dari aspek fisik dan biokultural manusia. Aspek-aspek tersebut juga meliputi biologi kesehatan dan kesejahteraan manusia. Dalam antropologi ragawi, pertama, manusia adalah organisme biologis, kemudian terlahir sebagai makhluk sosial. Yuk, kita pelajari lebih lengkap dalam ulasan berikut ini. Apa Itu Antropologi Ragawi? Antropologi ragawi fokus untuk mempelajari manusia serta primata […]
    Di sekolah, teman-teman tentu wajib mengenal sekaligus menguasai berbagai aplikasi penunjang dalam proses pembelajaran, seperti di antaranya Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint. Berbagai program tersebut yang dinamakan aplikasi office atau aplikasi perkantoran. Sekarang, coba kita pelajari lebih lanjut, ya. Apa Itu Aplikasi Perkantoran? Aplikasi office atau aplikasi perkantoran adalah berbagai aplikasi yang fungsinya memudahkan pekerjaan […]
    Pernahkan kalian memperhatikan sebuah ulasan yang terkandung di dalam buku, musik, atau novel? Mengapa diharuskan ada sebuah ulasan? Ulasan tersebut sangat berguna untuk kemajuan sebuah karangan literasi atau sebuah karya. Tanpa adanya ulasan yang mendukung, maka kualitas kepenulisan buku, musik, atau novel tidak ada kemajuan. Berikut kami sampaikan pengertian teks ulasan, struktur, beserta contoh teks […]