1. Kelas 11 Biologi

Proses Terjadinya Menstruasi dan Hormon yang Berperan

Umumnya, pada kelas 9 SMP, kita menjumpai pertanyaan seperti ‘jelaskan proses terjadinya menstruasi dan hormon yang berperan!’ di mata pelajaran IPA. Apa itu menstruasi dan perubahan apa saja yang terjadi pada tubuh? Yuk, simak bahasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Pengertian Menstruasi

Haid atau menstruasi adalah tahap perkembangan fisiologis alami wanita yang ditandai dengan keluarnya darah dari vagina dan terjadi setiap bulan. Secara umum, menstruasi pertama atau Menarche biasanya terjadi pada rentang usia 11 – 14 tahun sebagai permulaan masa puber. 

Siklus menstruasi normal terjadi setiap 28 hari dengan lama waktu menstruasi selama 3-7 hari. Jika siklus tersebut datang secara tidak rutin atau durasi haid yang dirasa tidak wajar, maka ada baiknya untuk segera konsultasi dengan dokter.

Apa itu Menopause pada wanita? 

Menopause adalah kondisi berhentinya siklus menstruasi pada wanita ketika berusia 45 – 55 tahun. Seorang wanita baru akan dinyatakan dalam kondisi menopause ketika tidak lagi mengalami menstruasi selama 12 bulan. Hal ini merupakan suatu yang wajar terjadi ketika telah berusia lanjut. 

Artikel Terkait

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on April 6, 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 6, 2024 at 8:53 am

    Rumah merupakan tempat pertama untuk memulai suatu pembelajaran. Termasuk dalam hal gotong royong  Harapannya begitu terjun pada lingkungan masyarakat, kamu paling tidak sudah mengerti arti singkat mengenai hal tersebut. Memang kalau penerapannya contoh gotong royong di rumah seperti apa saja? Selengkapnya bisa kamu baca pada artikel yang dibuat khusus untuk Sobat Literasi. Check it out! Artikel Contoh Gotong Royong di Rumah, Mari Terapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 10:28 pm

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh Artikel Contoh Gotong Royong di Sekolah, Mudah Diterapkan! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on April 4, 2024 at 2:38 am

    Budi pekerti merupakan etika wajib yang dimiliki oleh semua warga Indonesia. Hal ini berkaitan dengan moral yang menuntun kita dalam berperilaku dan berinteraksi dengan sesama. Apabila seseorang tidak memiliki atau menjalankan prinsip budi pekerti seperti mestinya maka akibatnya banyak perilaku negatif yang terjadi pada sekitar. Penjelasan tentang materi ini bisa Sobat Literasi baca pada artikel Artikel Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Proses Terjadinya Menstruasi

Bagian ini akan mengulas tuntas tentang proses terjadinya menstruasi, mulai dari siklus, hormon hingga berbagai gangguan haid. Bagi kamu yang ingin menemukan jawaban lengkap dari pertanyaan ‘jelaskan proses terjadinya menstruasi dan hormon yang berperan’, simak baik-baik, ya.

Siklus Menstruasi Normal

Setiap wanita dapat memiliki rentang siklus menstruasi yang berbeda-beda. Namun, siklus menstruasi normal adalah 28 hari dengan rentang fase keluar darah selama 5 hari. Perhitungan ini bermakna bahwa menstruasi akan terulang dengan jeda 28 hari sejak hari keluar darah pertama di bulan sebelumnya. Beberapa perempuan memiliki siklus menstruasi bulanan pendek selama 18 hari atau panjang hingga 40 hari.

Siklus menstruasi normal, pendek, dan panjang terjadi dalam 4 fase, yaitu menstruasi, pra-ovulasi, ovulasi, dan pasca-ovulasi. Berikut merupakan penjabaran setiap fase tersebut.

1. Fase Menstruasi

Sebagai tahap permulaan, fase menstruasi adalah terjadinya peluruhan pembuluh darah dan cairan lendir dalam dinding rahim. Proses keluarnya darah disebabkan oleh tidak adanya aktivitas pembuahan sel telur. Dalam siklus menstruasi normal, fase ini umumnya berlangsung selama 5 hari atau maksimal 15 hari.

2. Fase Pra-Ovulasi

Fase folikuler atau pra-ovulasi merujuk pada masa pembentukan dan pematangan sel telur dan ovarium karena dipicu oleh peningkatan hormon estrogen. Peristiwa tersebut memicu terjadinya penebalan dinding rahim. Dalam siklus menstruasi normal, fase ini umumnya berlangsung selama 16 hari.

3. Fase Ovulasi

Fase ovulasi menstruasi adalah masa subur wanita yang berlangsung 14 hari sebelum haid selanjutnya. Pada fase ini, sel telur yang telah matang berjalan keluar dari ovarium menuju rahim untuk bersiap dibuahi. Oleh karena itu, seorang wanita memiliki kemungkinan hamil tinggi apabila melakukan hubungan seksual pada fase ovulasi.

4. Fase Pasca-Ovulasi

Sel telur akan melebur jika tidak dibuahi dalam waktu 24 jam setelah ovulasi. Masa peleburan tersebut menandakan fase pasca-ovulasi atau luteal. Pada tahap ini, produksi hormon progesteron juga meningkat, sehingga lapisan rahim akan menebal untuk mendukung berkembangnya embrio. Namun, apabila tidak ada fertilisasi, maka siklus menstruasi normal akan berulang.

Jika seorang wanita mengalami haid yang tidak teratur, maka perlu dicari tahu mengapa hal itu bisa terjadi. Namun terdapat fakta mengenai haid tidak teratur pada seorang wanita, salah satunya dikarenakan oleh tingkat stres yang dirasakan. Tapi tentu kita tidak boleh self-diagnose ya, ketika sudah merasa gejala akan siklus yang tidak normal, segera lakukan pengecekan ke dokter.

Hormon yang Berperan dalam Menstruasi

Sepanjang proses terjadinya menstruasi, kinerja organ dan produksi sel telur diatur oleh aktivitas berbagai hormon di dalam tubuh. Terdapat setidaknya empat jenis hormon yang berperan dalam menstruasi, yaitu estrogen, progesteron, perangsang folikel (FSH), dan luteinizing (LH). 

1. Hormon yang Berperan dalam Menstruasi: Hormon FSH

Siklus awal menstruasi dimulai dari peran hormon perangsang folikel yang dihasilkan oleh kelenjar pituitari atau hipofisis. Hormon FSH merangsang perkembangan folikel yang berisi sel telur di ovarium. Folikel yang telah matang baru kemudian akan mengeluarkan hormon estrogen.

2. Hormon yang Berperan dalam Menstruasi: Hormon Estrogen

Kemunculan hormon estrogen yang dipicu oleh folikel matang akan merangsang penebalan dan peningkatan asupan darah serta nutrisi pada endometrium (lapisan rahim). Peningkatan hormon ini juga akan menekan sekresi FSH sehingga mencegah perkembangan telur selama fase menstruasi.

3. Hormon yang Berperan dalam Menstruasi: Hormon LH

Pada fase ovulasi, lonjakan jumlah estrogen akan menyebabkan peningkatan hormon luteinizing yang mengakibatkan terpecahnya folikel dan pelepasan sel telur ke tuba falopi. Folikel yang pecah menghasilkan korpus luteum atau semacam massa jaringan kuning.

4. Hormon yang Berperan dalam Menstruasi: Hormon Progesteron

Korpus luteum mengeluarkan progesteron yang bertugas membantu persiapan lapisan rahim untuk telur yang telah dibuahi. Apabila sel telur berhasil dibuahi, maka progesterone dan estrogen akan dilepaskan untuk menjaga lapisan rahim. 

Sementara itu, apabila tidak terjadi pembuahan, korpus luteum akan berhenti memproduksi hormon progesteron yang kemudian diikuti dengan penurunan estrogen. Kadar dua hormon tersebut yang rendah akan menyebabkan lapisan rahim luruh pada fase menstruasi awal.

Gejala atau Tanda-tanda Menstruasi

Selain munculnya bercak darah, terdapat tanda – tanda menstruasi lain yang berbeda pada setiap individu, namun cenderung konsisten pada setiap siklus menstruasi. Berikut merupakan sebagian besar tanda – tanda menstruasi yang banyak dilaporkan:

  1. Keputihan
  2. Nyeri atau kram di perut bagian bawah
  3. Perut terasa mual, mulas, dan panas
  4. Demam
  5. Sakit kepala atau pusing
  6. Gatal pada kulit
  7. Emosi tidak stabil
  8. Bengkak atau rasa nyeri di bagian payudara
  9. Badan mengeluarkan bau tidak sedap
  10. Muncul jerawat pada wajah
  11. Tubuh lemas

Gangguan Menstruasi

Pengertian menstruasi yang terganggu adalah munculnya keluhan baik dari jumlah darah terlalu banyak atau sedikit, lama fase menstruasi, siklus tidak teratur hingga rasa sakit atau nyeri parah selama masa haid. 

Karena dipengaruhi oleh aktivitas hormon, gangguan menstruasi dapat dikatakan mudah terjadi, misal apabila dalam kondisi stress. Oleh karena itu, tidak semua tanda – tanda menstruasi yang ganjil itu berbahaya. Berikut kami ringkaskan beberapa gangguan menstruasi yang perlu diwaspadai:

1. Gangguan Menstruasi: Premenstrual Dysphoric Disorder (PMDD)

Keluhan nyeri perut, pusing hingga gangguan mood dapat dibilang cukup sering terjadi pada wanita yang mengalami haid. Gejala tersebut disebut dengan premenstrual syndrome (PMS). Namun, apabila gejala PMS parah dan disertai dengan masalah konsentrasi, depresi hingga muncul keinginan bunuh diri, maka gangguan ini disebut PMDD.

2. Gangguan Menstruasi: Menorrhagia

Menorrhagia dapat dikenali dengan keluarnya darah dalam jumlah sangat banyak dan fase menstruasi lebih dari 7 hari. Selain itu, wanita dengan menorrhagia dapat pula mengalami gejala anemia seperti pusing, pucat, atau sesak napas. Gangguan ini bisa disebabkan oleh masalah pola hidup hingga indikasi kanker serviks.

3. Gangguan Menstruasi: Oligomenorrhea

Oligomenorrhea merupakan kondisi jarang menstruasi pada seorang wanita. Siklus menstruasi bisa mencapai 35 – 90 hari atau hanya haid kurang dari 8 – 9 kali dalam setahun. Gangguan ini sering terjadi pada awal masa pubertas atau menjelang menopause karena disebabkan oleh aktivitas hormon yang tidak stabil.

4. Gangguan Menstruasi: Amenorrhea

Amenorrhea terdiri dari jenis primer dan sekunder. Pada amenorrhea primer, seorang wanita tidak pernah mengalami fase menstruasi selama 16 tahun berturut-turut. Sementara itu, amenorrhea sekunder adalah kondisi dimana wanita subur atau pernah melahirkan tidak mengalami haid selama 3 bulan atau lebih.

5. Gangguan Menstruasi: Dysmenorrhea

Dysmenorrhea ditandai dengan munculnya rasa nyeri atau kram perut bagian bawah pada hari-hari awal fase menstruasi. Nyeri tersebut juga dapat disertai rasa pusing, mual, dan muntah. Gangguan ini dapat disebabkan oleh peningkatan hormon prostaglandin yang kemudian akan menurun seiring hari atau penyakit lain.

Setelah menyimak informasi di atas, sekarang kamu sudah bisa menjawab pertanyaan ‘jelaskan proses terjadinya menstruasi dan hormon yang berperan’, kan? Cek artikel tentang berbagai pengetahuan lainnya dalam Studio Literasi, yuk.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Proses Terjadinya Menstruasi dan Hormon yang Berperan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Awal mula munculnya bank sentral adalah pembangunan sebuah firma pada tahun 1690, saat itu kerajaan Inggris ingin membangun infrastruktur yang kuat untuk armada laut. Nah, tapi nyatanya tidak semudah itu lho guys. Pemerintahan Inggris tidak mempunyai pendanaan yang memadai untuk membangunnya. Selanjutnya, muncullah gagasan William Paterson yang kemudian direalisasikan oleh Charles Montagu yaitu membentuk sebuah […]
    Halo, kawan literasi! Kalian setiap bepergian setidaknya menggunakan fasilitas umum seperti jalan raya, bukan? Nah, fasilitas umum yang kalian lewati setiap hari itu adalah salah satu hasil infrastruktur yang dikerjakan oleh pemerintah. Tentunya untuk  membuatnya memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Nah, ngomong-ngomong tentang anggaran, pasti tidak jauh dengan APBN APBD.  Hmm, kira-kira anggaran negara tersebut […]

    Trending

    Pernahkan kalian memperhatikan sebuah ulasan yang terkandung di dalam buku, musik, atau novel? Mengapa diharuskan ada sebuah ulasan? Ulasan tersebut sangat berguna untuk kemajuan sebuah karangan literasi atau sebuah karya. Tanpa adanya ulasan yang mendukung, maka kualitas kepenulisan buku, musik, atau novel tidak ada kemajuan. Berikut kami sampaikan pengertian teks ulasan, struktur, beserta contoh teks […]
    Salah satu perangkat elektronik yang dibutuhkan oleh para pelajar maupun pekerja adalah komputer. Komputer hadir mempermudah kehidupan manusia. Bahkan jenis-jenis komputer ini menjadi kebutuhan esensial bagi mereka yang berhubungan dengan sistem komputasi. Berdasarkan buku Arsitektur Komputer (2017), perkembangan komputer dari zaman ke zaman telah mengalami perubahan signifikan. Dengan adanya perangkat ini, dapat mengubah kemampuan manusia […]
    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu […]
    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs […]