1. Kelas 10 Bahasa Indonesia

Jenis-Jenis Puisi Lama, Ciri-Ciri dan Contohnya, Lengkap!

Puisi terbagi menjadi dua jenis, yaitu puisi lama dan puisi baru. Perbedaan yang signifikan diantara keduanya yaitu pada aturan penulisannya. Puisi lama biasanya lebih kaku karena adanya aturan seperti jumlah kata dan pengulangan kata. Setiap jenisnya pun memiliki ketentuannya sendiri.

Kawan Literasi pasti sudah tidak asing dengan pantun atau syair. Pantun dan syair merupakan beberapa jenis dari puisi lama, loh. Untuk mengetahui jenis puisi lama lebih jauh, simak artikel kali ini sampai selesai, Kawan Literasi!

1. Karmina

Sumber: freepik

Karmina adalah jenis pantun yang singkat. Karmina juga kerap disebut sebagai pantun kilat. Ciri-ciri Karmina yaitu seperti berikut ini:

  • Satu bait memiliki dua baris.
  • Setiap baris mempunyai 8 – 12 suku kata. 
  • Pola rima a-b-a-b di setiap frasa. 
  • Frasa pertama pada baris pertama memiliki rima yang sama dengan frasa pertama baris kedua, sama halnya dengan frasa berikutnya di setiap baris. 

Contoh:

Artikel Terkait

  • Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on Mei 10, 2024 at 10:44 am

    Tari Merak, tarian tradisional Indonesia yang asalnya dari Jawa Barat. Tarian ini terkenal dengan gerakannya yang anggun dan penuh makna, tetapi juga kostumnya yang indah. Mulai berkembang pada sekitar tahun 50-an, oleh seorang koreografer saat itu, Raden Tjetjep Soemantri. Eits, tarian ini sudah mendunia, lho! Bahkan, saat ini Tari Merak sudah masuk daftar UNESCO dengan The post Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 10, 2024 at 12:32 am

    Kitab Weda adalah kitab suci utama yang menjadi pedoman hidup bagi umat Hindu, yang dipercaya berasal dari sekitar 1500-500 SM. Kata “Weda” berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “pengetahuan” atau “kebijaksanaan”. Pada kitab Weda isinya, mengenai doa, pujian, dan ajaran yang menjadi pedoman utama dalam bertindak. Selengkapnya, mengenai Kitab Weda bisa kamu baca penjelasannya dibawah Artikel Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 2, 2024 at 6:00 am

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah Artikel 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Mari Ketahui, 9 Sifat-Sifat Gelombang Bunyi!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 2, 2024 at 5:30 am

    Sifat-sifat gelombang bunyi merupakan salah satu dari sekian materi yang termasuk dalam kelompok IPA. Bahkan, kita sudah mulai mendapatkannya sejak berada level Sekolah Dasar (SD). Pas banget, Studio Literasi menuliskan artikel ini khusus tentang sifat-sifat gelombang bunyi buat yang sedang atau akan mempelajarinya. Yuk, persiapkan dirimu dengan menambah pengetahuan ilmu tersebut dengan membacanya! Gelombang Bunyi Artikel Mari Ketahui, 9 Sifat-Sifat Gelombang Bunyi! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Dahulu parang sekarang besi

Dahulu sayang sekarang benci

 

Pergi ke desa dengan paman

Mari kita kuatkan iman

2. Pantun

Pantun pasti sudah tidak asing bagi Kawan Literasi. Asal salah satu jenis puisi lama ini yaitu dari Minangkabau, berasal dari istilah kata “Panutun”. Awalnya, pantun digunakan untuk menjalin hubungan antar masyarakat. Beberapa ciri pantun diantaranya yaitu: 

  • Satu bait memiliki empat baris.
  • Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata.
  • Memiliki pola rima a-b-a-b.
  • Baris pertama dan kedua merupakan sampiran. Sampiran adalah kata pembuka yang tidak berkaitan dengan maksud pantun.
  • Baris ke-3 dan ke-4 merupakan isi dari pantun.

Contoh: 

Tumbuh merata pohon tebu 

Pergi ke pasar membeli daging

Banyak harta miskin ilmu

Bagai rumah tidak berdinding

 

Air surut memungut bayam

Sayur diisi ke dalam kantung

Jangan diikuti tabiat ayam

Bertelur sebiji riuh sekampung

Baca juga: Teks Laporan Hasil Observasi

3. Syair 

Sumber: cutewallpaper

Syair berasal dari Persia. Konon, syair dibawa bersamaan dengan masuknya agama Islam. Dari bahasa Arab, syair berasal dari kata syi’ir atau syu’ur, yang artinya perasaan yang menyadari, kemudian berkembang menjadi syi’ru, yang artinya puisi dalam pengetahuan umum. Namun, setelah mengalami perubahan, syair merupakan puisi lama khas Melayu, tidak lagi mengacu dari tradisi sastra syair arab. 

Ciri-ciri syair: 

  • Setiap bait mempunyai empat baris
  • Tiap bait memiliki 8-14 suku kata. 
  • Memiliki sajak a-a-a-a
  • Semua baris merupakan isi 
  • Bahasanya adalah kiasan

Contoh: 

Inilah gerangan suatu madah 

Mengarangkan syair terlalu indah 

Membetuli jalan tempat berpindah 

Di sanalah iktikat diperbetuli sudah 

 

Wahai muda kenali dirimu 

Ialah perahu tamsil hidupmu 

Tiadalah berapa lama hidupmu 

Ke akhirat jua kekal hidupmu 

 

Hai muda arif budiman 

Hasilkan kemudi dengan pedoman 

Alat perahumu jua kerjakan 

Itulah jalan membetuli insan 

 

Perteguh jua alat perahumu 

Hasilkan bekal air dan kayu 

Dayung pengayuh taruh di situ 

Supaya laju perahumu itu 

 

Sudahlah hasil kayu dan ayar 

Angkatlah pula sauh dan layar 

Pada beras bekal jantanlah taksir 

Niscaya sempurna jalan yang kabir 

 

Karya: Hamzah Fansuri

4. Gurindam

Asal gurindam adalah negara India. Istilah kata gurindam yaitu dari bahasa India “Kirindam”, yang artinya perumpamaan atau mula-mula. Gurindam dulu sangat penting dan menjadi warisan budaya kehidupan karena menjadi syarat nilai agama dan moral. Gurindam dapat dikatakan sebagai syair yang singkat. 

Ciri gurindam adalah sebagai berikut: 

  • Setiap bait memiliki dua baris.
  • Setiap baris terdiri dari 10-12 suku kata
  • Memiliki rima a-a
  • Baris 1 merupakan masalah atau soal, sementara baris 2 adalah jawaban atau akibat dari masalah. 
  • Isi gurindam umumnya berupa nasehat, filosofi hidup, atau kata mutiara.

 

Contoh: 

Kurang pikir kurang siasat

Tentu dirimu akan tersesat

 

Jika hendak mengenal orang mulia,

Lihatlah kepada kelakuan dia.

Baca juga: Contoh Teks Negosiasi, Pengertian, & Strukturnya

5. Talibun

Sumber: wallpaperflare

Talibun termasuk jenis puisi lama yang mirip seperti pantun, namun barisnya lebih panjang. Ciri talibun adalah sebagai berikut: 

  • Setiap bait mempunyai jumlah baris yang genap dan lebih dari empat
  • Jumlah suku kata setiap baris adalah 8-12
  • Pola rimanya a-b-c-a-b-c
  • Bagian separuh awal talibun adalah sampiran dan sisanya adalah isi

Contoh: 

Mencari batu sepanjang lima senti

Batu diambil lalu letakkan sejajar

Jangan lupa diatur mengelilingi gelas

Jika setiap hari bermain tiada henti

Tak pernah ada waktu untuk belajar

Jangan kaget nantinya tinggal kelas

6. Mantra

Mantra merupakan jenis puisi lama yang konon mempunyai kekuatan gaib. Ciri khas dari mantra adalah adanya sebagian kata yang berulang untuk memberi sugesti pada yang mendengarnya.

7. Seloka

Sumber: pxfuel

Seloka memiliki struktur yang mirip dengan pantun. Namun, seloka memiliki letak isi yang berbeda. Ciri seloka adalah berikut ini:

  • Setiap bait paling tidak memiliki 4 baris, bisa lebih asalkan genap
  • Tiap baris mempunyai 8-12 suku kata
  • Setiap baris merupakan isi
  • Mempunyai pola rima a-b-a-b

Contoh: 

Warna merah menghias kuku

Cantik nia kala dipandang

Sang istri menjadi sendu

Karena mertua tak kunjung bertandang

Baca juga: Kalimat Retoris: Definisi, Fungsi, Ciri dan Contoh Kalimat

Demikianlah ulasan materi puisi lama, lengkap dengan jenis dan ciri-cirinya. Dengan mengetahui berbagai bentuk karya sastra, salah satunya puisi lama, bisa menjadi inspirasi untuk terus melestarikannya. Semoga bermanfaat untuk Kawan Literasi semua!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Jenis-Jenis Puisi Lama, Ciri-Ciri dan Contohnya, Lengkap!

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu […]
    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs […]

    Trending

    Antropologi ragawi menggunakan sudut pandang ilmunya dari aspek fisik dan biokultural manusia. Aspek-aspek tersebut juga meliputi biologi kesehatan dan kesejahteraan manusia. Dalam antropologi ragawi, pertama, manusia adalah organisme biologis, kemudian terlahir sebagai makhluk sosial. Yuk, kita pelajari lebih lengkap dalam ulasan berikut ini. Apa Itu Antropologi Ragawi? Antropologi ragawi fokus untuk mempelajari manusia serta primata […]
    Di sekolah, teman-teman tentu wajib mengenal sekaligus menguasai berbagai aplikasi penunjang dalam proses pembelajaran, seperti di antaranya Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint. Berbagai program tersebut yang dinamakan aplikasi office atau aplikasi perkantoran. Sekarang, coba kita pelajari lebih lanjut, ya. Apa Itu Aplikasi Perkantoran? Aplikasi office atau aplikasi perkantoran adalah berbagai aplikasi yang fungsinya memudahkan pekerjaan […]
    Pernahkan kalian memperhatikan sebuah ulasan yang terkandung di dalam buku, musik, atau novel? Mengapa diharuskan ada sebuah ulasan? Ulasan tersebut sangat berguna untuk kemajuan sebuah karangan literasi atau sebuah karya. Tanpa adanya ulasan yang mendukung, maka kualitas kepenulisan buku, musik, atau novel tidak ada kemajuan. Berikut kami sampaikan pengertian teks ulasan, struktur, beserta contoh teks […]