1. Kelas 12 Bahasa Indonesia

Pengertian Teks Cerita Sejarah, Struktur, & Contoh Lengkap

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, ada berbagai macam jenis teks yang akan dipelajari. Salah satu jenis teks yang sering digunakan dalam pelajaran ini adalah cerita sejarah. Bagi Kawan Literasi yang ingin menulis cerita sejarah tidak perlu bingung, berikut Studio Literasi akan bahasa secara mendalam mengenai teks ini.

Pengertian Teks Cerita Sejarah

Teks cerita sejarah adalah salah satu jenis teks yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Jenis teks ini akan akrab dengan berbagai peristiwa yang telah terjadi di masa lalu. teks cerita sejarah disajikan dalam bentuk teks yang memperhatikan unsur kronologis dan kausalitas yang mengacu pada bukti sejarah.

Konsep cerita sejarah adalah teks yang masuk ke dalam jenis karya sastra proses bersifat imajinatif. Susunan teks sejarah harus bisa menjelaskan peristiwa yang telah terjadi dengan memuat fakta yang valid. 

Tidak semua peristiwa di masa lalu dapat dikategorikan sebagai teks sejarah. Syarat cerita sejarah adalah mampu memberikan dampak kepada banyak orang. Isi teks juga harus memiliki peristiwa yang dianggap penting, unik, dan abadi. 

Artikel Terkait

  • Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on Mei 10, 2024 at 10:44 am

    Tari Merak, tarian tradisional Indonesia yang asalnya dari Jawa Barat. Tarian ini terkenal dengan gerakannya yang anggun dan penuh makna, tetapi juga kostumnya yang indah. Mulai berkembang pada sekitar tahun 50-an, oleh seorang koreografer saat itu, Raden Tjetjep Soemantri. Eits, tarian ini sudah mendunia, lho! Bahkan, saat ini Tari Merak sudah masuk daftar UNESCO dengan The post Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 10, 2024 at 12:32 am

    Kitab Weda adalah kitab suci utama yang menjadi pedoman hidup bagi umat Hindu, yang dipercaya berasal dari sekitar 1500-500 SM. Kata “Weda” berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “pengetahuan” atau “kebijaksanaan”. Pada kitab Weda isinya, mengenai doa, pujian, dan ajaran yang menjadi pedoman utama dalam bertindak. Selengkapnya, mengenai Kitab Weda bisa kamu baca penjelasannya dibawah Artikel Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 2, 2024 at 6:00 am

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah Artikel 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Mari Ketahui, 9 Sifat-Sifat Gelombang Bunyi!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 2, 2024 at 5:30 am

    Sifat-sifat gelombang bunyi merupakan salah satu dari sekian materi yang termasuk dalam kelompok IPA. Bahkan, kita sudah mulai mendapatkannya sejak berada level Sekolah Dasar (SD). Pas banget, Studio Literasi menuliskan artikel ini khusus tentang sifat-sifat gelombang bunyi buat yang sedang atau akan mempelajarinya. Yuk, persiapkan dirimu dengan menambah pengetahuan ilmu tersebut dengan membacanya! Gelombang Bunyi Artikel Mari Ketahui, 9 Sifat-Sifat Gelombang Bunyi! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Struktur Teks Cerita Sejarah

Jenis teks sejarah dibagi menjadi dua yakni cerita sejarah fiksi dan non fiksi. Cerita sejarah fiksi akan ditulis melalui cerpen, novel, dan legenda. Meskipun fiksi, penulisan teks sejarah harus menyajikan data dan fakta yang valid. 

Sedangkan jenis sejarah non fiksi akan disebut sebagai teks cerita sejarah dalam arti yang sebenarnya. Fokus pada jenis teks sejarah non fiksi adalah rangkaian peristiwa yang sebenarnya. Sehingga, teks akan lebih membahas peristiwa secara indepth dibandingkan dengan jenis fiksi.

A. Struktur Teks Cerita Sejarah Fiksi

1. Orientasi

Pada bagian awal teks sejarah akan berisi pengenalan latar dan tokoh yang disebut sebagai orientasi. Pada bagian ini penulis dapat mencerita secara singkat mengenai gambaran awal cerita dimulai.

2. Komplikasi

Memasuki bagian kedua, yakni komplikasi. Pada bagian ini penulis akan menceritakan rangkaian peristiwa yang menimbulkan konflik dalam cerita. Selalu diingat, buat serunut mungkin ya, Kawan Literasi.

3. Klimaks

Klimaks merupakan bagian pertengahan di mana konflik dalam cerita akan memuncak.

4. Resolusi

Setelah melewati bagian klimaks di mana konflik memuncak maka selanjutnya akan memasuki resolusi. Konflik pada bagian ini akan mereda dan telah menemukan penyelesaian terkait konflik.

5. Koda

Pada bagian terakhir adalah penutup yang biasanya diisi dengan moral dan pesan moral atau pelajaran yang dapat dipetik dari cerita. 

B. Struktur Teks Cerita Sejarah Non Fiksi

1. Orientasi

Pada bagian awal cerita akan diperkenalkan dengan latar belakang dan tokoh utama. Bagian ini menjadi sangat penting untuk memulai cerita sejarah.

2. Kronologi

Selanjutnya penulis akan menceritakan peristiwa secara urut dan berkesinambungan serta menjelaskan keterikatan antara satu dengan lainnya. Penulisan pada teks harus secara jelas agar pembaca dapat memahami teks secara lengkap.

3. Reorientasi

Terakhir adalah reorientasi atau bagian penutup. Pada bagian ini penulis akan menyimpulkan cerita dan menulis opini terkait dengan teks yang ia buat.

Kaidah Kebahasan Teks Cerita Sejarah

Sebagai panduan menulis cerita teks sejarah ada baiknya Kawan Literasi mengetahui kaidah kebahasan teks cerita sejarah sebagai berikut:

  1. Penggunaan keterangan waktu menggunakan masa lampau.
  2. Menggunakan kata ganti orang ketiga dalam menceritakan peristiwa.
  3. Keterangan tempat digunakan secara jelas, penulis dapat memberikan keterangan atau petunjuk informasi lokasi terjadinya peristiwa bersejarah.
  4. Menggunakan konjungsi temporal waktu yang sesuai. Teks sejarah memiliki keterangan waktu di masa lalu, sehingga penulis harus mampu menyisipkan konjungsi secara tepat. 
  5. Konjungsi kausalitas sebab akibat dibagi menjadi dua yakni intrakalimat dan antarkalimat.  Konjungsi intrakalimat akan digunakan dalam satu kalimat, contohnya adalah karena, sebab, dan lainnya.
    Sedangkan konjungsi antarkalimat adalah kata yang menyatakan sebab akibat dalam kalimat satu dan lainnya, contohnya adalah selanjutnya, sebelumnya, dan lainnya.

Contoh Teks Cerita Sejarah

Bagi Kawan Literasi yang ingin membuat teks sejarah dan masih bingung cara membuatnya, gak perlu khawatir kok. Berikut adalah salah satu contoh teks yang dapat menjadi referensi Kawan Literasi dalam menulis. 

Contoh teks cerita sejarah
Contoh teks cerita sejarah (Sumber: Gramedia)
Contoh teks cerita sejrah
Contoh teks cerita sejrah (Sumber: Gramedia)

Baca juga: Definisi News Item Text, Struktur, & Contohnya

Nah itu tadi penjelasan lengkap mengenai teks cerita sejarah. Semoga artikel ini dapat membantu Kawan Literasi membuat teks sejarah secara lengkap.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Pengertian Teks Cerita Sejarah, Struktur, & Contoh Lengkap

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu […]
    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs […]

    Trending

    Antropologi ragawi menggunakan sudut pandang ilmunya dari aspek fisik dan biokultural manusia. Aspek-aspek tersebut juga meliputi biologi kesehatan dan kesejahteraan manusia. Dalam antropologi ragawi, pertama, manusia adalah organisme biologis, kemudian terlahir sebagai makhluk sosial. Yuk, kita pelajari lebih lengkap dalam ulasan berikut ini. Apa Itu Antropologi Ragawi? Antropologi ragawi fokus untuk mempelajari manusia serta primata […]
    Di sekolah, teman-teman tentu wajib mengenal sekaligus menguasai berbagai aplikasi penunjang dalam proses pembelajaran, seperti di antaranya Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint. Berbagai program tersebut yang dinamakan aplikasi office atau aplikasi perkantoran. Sekarang, coba kita pelajari lebih lanjut, ya. Apa Itu Aplikasi Perkantoran? Aplikasi office atau aplikasi perkantoran adalah berbagai aplikasi yang fungsinya memudahkan pekerjaan […]
    Pernahkan kalian memperhatikan sebuah ulasan yang terkandung di dalam buku, musik, atau novel? Mengapa diharuskan ada sebuah ulasan? Ulasan tersebut sangat berguna untuk kemajuan sebuah karangan literasi atau sebuah karya. Tanpa adanya ulasan yang mendukung, maka kualitas kepenulisan buku, musik, atau novel tidak ada kemajuan. Berikut kami sampaikan pengertian teks ulasan, struktur, beserta contoh teks […]