1. Kelas 10 PAI

Pengertian Wakaf, Rukun, Hukum, Syarat Serta Keutamaannya

Bagi Kawan Literasi, khususnya yang bergama muslim tentu tidak asing dengan yang namanya wakaf. Atau pasti kalian pernah melihat tanda di suatu plang yang bertuliskan “Tanah ini diwakafkan”. Sebenarnya, apa sih wakaf itu? Yuk, kita bahas bersama-sama!

Singkatnya, wakaf adalah salah satu ibadah yang amalannya tidak akan terputus, bahkan setelah seseorang tersebut meninggal. Di materi pembahasan kali ini Studio Literasi akan mengajak teman-teman untuk mengenal lebih dalam tentang wakaf.

Pengertian Wakaf

Arti wakaf menurut bahasa adalah penahanan atau larangan. Sementara itu, para ahli fiqih memiliki pemahaman yang berbeda-beda tentang wakaf. Secara umum, wakaf adalah kegiatan memberikan harta kepada pengelola dan dialokasikan untuk amal kebaikan. Orang atau lembaga yang berhak menerima harta wakaf disebut al-maufuq’alaihi.

Menurut Abu Hanifah, wakaf adalah menahan suatu benda yang sesuai dengan hukum, dan digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat serta untuk kebaikan. Menurut Abu Hanifah, kepemilikan harta tidak akan lepas dari pemilik wakaf, bahkan bisa ditarik kembali kepada pemiliki wakaf. 

Artikel Terkait

  • Keindahan Tata Busana Tari Pendet, Banyak Maknanya!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on Mei 23, 2024 at 12:14 am

    Tari Pendet memang sudah identik dengan Bali dan sudah menjadi salah satu ciri khas. Tapi, pernah tidak kamu penasaran apa nama busana dari para penari Tari Pendet tersebut? Sini, Museum Nusantara akan membahasnya satu per satu dan lengkap melalui artikel ini! Jenis-Jenis Tari Pendet Ada 2 jenis Tari Pendet, yakni: Tari Pendet Penyambutan Biasanya sebagai The post Keindahan Tata Busana Tari Pendet, Banyak Maknanya! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on Mei 10, 2024 at 10:44 am

    Tari Merak, tarian tradisional Indonesia yang asalnya dari Jawa Barat. Tarian ini terkenal dengan gerakannya yang anggun dan penuh makna, tetapi juga kostumnya yang indah. Mulai berkembang pada sekitar tahun 50-an, oleh seorang koreografer saat itu, Raden Tjetjep Soemantri. Eits, tarian ini sudah mendunia, lho! Bahkan, saat ini Tari Merak sudah masuk daftar UNESCO dengan The post Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 10, 2024 at 12:32 am

    Kitab Weda adalah kitab suci utama yang menjadi pedoman hidup bagi umat Hindu, yang dipercaya berasal dari sekitar 1500-500 SM. Kata “Weda” berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “pengetahuan” atau “kebijaksanaan”. Pada kitab Weda isinya, mengenai doa, pujian, dan ajaran yang menjadi pedoman utama dalam bertindak. Selengkapnya, mengenai Kitab Weda bisa kamu baca penjelasannya dibawah Artikel Kitab Weda: Pedoman Utama Umat Hindu pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti!
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Mei 2, 2024 at 6:00 am

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah Artikel 8 Cara Belajar Tenses dengan Mudah & Bikin Cepat Mengerti! pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Menurut Mazhab Syafi’i, wakaf adalah pelepasan harta kepemilikan berdasarkan prosedur yang ada. Menurutnya, pemberi wakaf tidak boleh mengambil alih harta yang telah diwakafkan, dan memperbolehkan untuk mewakafkan benda bergerak dengan syarat benda yang diwakafkan harus memiliki manfaat yang kekal.  

Dasar Hukum Wakaf

Hukum Wakaf. (Sumber: Unsplash)

Dasar hukum wakaf adalah telah disyariatkan dalam Al-Quran surat Al-Imran ayat 92 yang berbunyi:

لَنتَنَالُواْالْبِرَّحَتَّىتُنفِقُواْمِمَّاتُحِبُّونَوَمَاتُنفِقُواْمِن شَيْءٍفَإِنَّاللّهَ بِهِعَلِيمٌ

Artinya:

Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.

Rukun Wakaf

Rukun wakaf juga terdapat dalam surat An-Nisa ayat 5 yang berbunyi:

وَلَا تُؤْتُوا السُّفَهَاۤءَ اَمْوَالَكُمُ الَّتِيْ جَعَلَ اللّٰهُ لَكُمْ قِيٰمًا وَّارْزُقُوْهُمْ فِيْهَا وَاكْسُوْهُمْ وَقُوْلُوْا لَهُمْ قَوْلًا مَّعْرُوْفًا

Artinya: 

“Dan janganlah kamu serahkan kepada orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaan) kamu yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan. Berilah mereka belanja dan pakaian (dari hasil harta itu) dan ucapkan lah kepada mereka perkataan yang baik.”

Terdapat 4 rukun yang harus diperhatikan dalam berwakaf. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1.) Adanya pewakaf/orang yang berwakaf (al-waqif) 

2.) Adanya benda yang diwakafkan (a-maufuq)

3.) Adanya orang yang menerima manfaat wakaf (al-maufuq’alaihi)

4.) Lafadz/ikrar wakaf (sighah)

Syarat Wakaf

Ada 4 syarat yang harus dipenuhi oleh pewakaf, benda yang diwakafkan, orang yang menerima wakaf, dan lafadz yang harus diucapkan. Berikut ini masing-masing penjelasannya.

1.) Syarat pertama wakaf adalah yaitu memiliki secara penuh harta tersebut, berakal, baligh, dan mampu bertindak secara hukum (rasyid).

2.) Syarat kedua wakaf adalah benda yang akan diwakafkan pertama yaitu barang berharga, barang yang diketahui jumlahnya, barang harus dimiliki oleh orang yang berwakaf, dan barang yang berdiri sendiri atau tidak melekat pada harta lain.

3.) Syarat ketiga wakaf adalah orang yang menerima manfaat wakaf harus seorang Muslim, merdeka, dan kafir zimmi untuk tertentu. Sedangkan, untuk kondisi tertentu adalah orang yang menerima harus menjadikan wakaf sebagai kebaikan yang dapat mendekatkan dirinya kepada Allah. 

4.) Syarat keempat wakaf adalah berkaitan dengan isi ucapan. Pertama, ucapan harus menunjukkan kekal (ta’bid). Kedua, ucapan harus dapat direalisasikan. Ucapan harus bersifat pasti dan yang keempat tidak diikuti syarat yang bisa membatalkan.

Objek Wakaf

Objek wakaf adalah harta benda yang akan diwakafkan. Benda yang bisa diwakafkan dapat berupa benda tidak bergerak, benda bergerak selain uang, dan benda bergerak berupa uang. Benda yang bisa diwakafkan tidak hanya benda tidak bergerak seperti hak atas tanah saja, tetapi bisa juga benda tidak bergerak lainnya seperti hak milik bangunan atau bagian bangunan yang berdiri di atas tanah, rumah susun, atau benda bergerak seperti uang, logam mulia, kendaraan, hak kekayaan intelektual, dan sebagainya.

Jenis Wakaf

Terdapat 5 jenis wakaf, berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing jenis wakaf. 

1. Wakaf Khairi

Wakaf Khairi adalah jenis wakaf yang diberikan dengan tujuan untuk kepentingan umum. Pewakaf dalam wakaf khairi memberikan syarat penggunaan wakafnya untuk dialokasikan pada kebaikan yang berjalan terus menerus seperti masjid, sekolah, rumah yatim, rumah sakit dan lain sebagainya. Jenis wakaf ini diperuntukkan bagi yang tidak memiliki kerabat atau keluarga antara pewakaf dan orang penerima wakaf. 

2. Wakaf Ahli

Wakaf ahli atau wakaf keluarga adalah wakaf yang dilakukan untuk keluarganya atau kerabatnya. Wakaf keluarga ini dilakukan berdasarkan hubungan darah yang dimiliki antara wakif dan penerima wakaf. Di beberapa negara muslim, wakaf ahli sudah tidak berlaku karena dianggap melanggar hukum ahli waris. 

Sementara di Indonesia wakaf ahli masih berlaku, bahkan tertulis dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2006 Pasal 30 yang menyatakan bahwa wakaf diperuntukkan bagi kesejahteraan umum sesama kerabat berdasarkan hubungan darah dengan wakif. 

3. Wakaf Musytarak

Wakaf musytarak adalah wakaf yang penggunaan harta wakafnya digunakan secara bersama-sama dan dimiliki oleh keturunan si pewakaf.

4. Wakaf Benda Bergerak Selain Uang

Selain uang, sakaf juga dapat berupa benda bergerak seperti kendaraan. Selain itu ada juga benda yang bisa dihabiskan dan yang tidak bisa dihabiskan seperti air, bahan bakar, surat berharga, dan lain-lain.

5. Wakaf Benda Tidak Bergerak

Wakaf juga dapat dibagi menjadi wakaf berdasarkan jenis harta. Harta yang dimaksud adalah bangunan, hak tanah, dan benda-benda yang berhubungan dengan tanah.

Keutamaan Wakaf

Terdapat beberapa keutamaan yang akan diterima ketika kita berwakaf. Keutamaan wakaf adalah sebagai berikut: 

1. Bagi orang yang berwakaf, pahalanya akan terus mengalir sekalipun ia telah wafat. Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga (macam), yaitu: sedekah jariyah (yang mengalir terus), ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya” (HR Muslim).

2. Harta benda yang diwakafkan akan tetap utuh, terjamin kelangsungannya dan tidak bisa hilang atau berpindah tangan. Karena prinsipnya barang wakaf tidak boleh ditasarrufkan (dijual, dihibahkan, atau diwariskan).

3. Manfaat benda yang diwakafkan akan terus dirasakan oleh orang banyak, bahkan lintas generasi, karena kepemilikan harta wakaf tidak bisa dipindahkan. Materi yang diambil dan dinikmati oleh penerima wakaf adalah manfaat dari harta wakaf saja, sementara harta yang diwakafkan tetap utuh.

4. Setiap saat wakaf menebarkan kebaikan dan meringankan beban orang-orang yang membutuhkan bantuan seperti fakir miskin, anak yatim, janda, serta para pejuang di jalan Allah, dan lain sebagainya.

5. Wakaf akan terus memajukan dakwah, menghidupkan lembaga sosial keagamaan, mengembangkan potensi umat, menyejahterakan umat, memberantas kebodohan, memutus mata rantai kemiskinan, memupus kesenjangan sosial.

6. Balasannya adalah surga, seperti yang disebutkan dalam Al-Quran surat Ali Imran ayat 133-134:

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa (yaitu) orang -orang yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan kemarahannya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”.

7. Dilipatgandakan hingga 700 kali lipat, dalam surat Al-Baqarah ayat 261, disebutkan bahwa 

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir tumbuh seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki, Dan Allah Maha Kuasa (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”.

Baca juga: Khulafaur Rasyidin: Pengertian, Sejarah, Biografi dan Sifat Teladannya

Nah, itu tadi penjelasan lengkap tentang wakaf. Kawan Literasi yan beragama muslim sudah menyiapkan apa, nih untuk wakaf? Teman-teman dapat mempelajari lebih lengkap tentang wakaf melalui Al-Quran dan mazhab lainnya. Ikuti terus materi lainnya hanya di Studio Literasi. 

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Pengertian Wakaf, Rukun, Hukum, Syarat Serta Keutamaannya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu […]
    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs […]

    Trending

    Antropologi ragawi menggunakan sudut pandang ilmunya dari aspek fisik dan biokultural manusia. Aspek-aspek tersebut juga meliputi biologi kesehatan dan kesejahteraan manusia. Dalam antropologi ragawi, pertama, manusia adalah organisme biologis, kemudian terlahir sebagai makhluk sosial. Yuk, kita pelajari lebih lengkap dalam ulasan berikut ini. Apa Itu Antropologi Ragawi? Antropologi ragawi fokus untuk mempelajari manusia serta primata […]
    Di sekolah, teman-teman tentu wajib mengenal sekaligus menguasai berbagai aplikasi penunjang dalam proses pembelajaran, seperti di antaranya Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint. Berbagai program tersebut yang dinamakan aplikasi office atau aplikasi perkantoran. Sekarang, coba kita pelajari lebih lanjut, ya. Apa Itu Aplikasi Perkantoran? Aplikasi office atau aplikasi perkantoran adalah berbagai aplikasi yang fungsinya memudahkan pekerjaan […]
    Pernahkan kalian memperhatikan sebuah ulasan yang terkandung di dalam buku, musik, atau novel? Mengapa diharuskan ada sebuah ulasan? Ulasan tersebut sangat berguna untuk kemajuan sebuah karangan literasi atau sebuah karya. Tanpa adanya ulasan yang mendukung, maka kualitas kepenulisan buku, musik, atau novel tidak ada kemajuan. Berikut kami sampaikan pengertian teks ulasan, struktur, beserta contoh teks […]