1. Uncategorized

Mengenal Asam Basa: Pengertian, Teori, Ciri-Ciri & Contohnya

Salah satu peristiwa kimia yang tidak sadar kita jumpai sehari-hari adalah asam basa. Asam basa adalah sebuah contoh dari adanya senyawa H⁺ dan OH . Nah, contoh sederhana adalah jeruk. Siapa sih yang nggak tahu jeruk? Buah tersebut memang terkenal karena rasanya masam atau kecut. 

Nah, tahukah kalian, jika rasa “kecut” tersebut terjadi karena di dalam jeruk terdapat senyawa sitrat dan vitamin C (asam askorbat) yang berasa masam. Lalu, apakah lidah kalian pernah tak sengaja terkena busa sabun saat mandi? Nah, busa sabun adalah salah satu peristiwa basa. Di dalam sabun memang mengandung NaOH untuk membuatnya berbentuk padat.

Daripada penasaran. Yuk, kita simak penjelasan di bawah ini!

Teori Asam Basa

Sebelum kita membahas apa itu definisinya. Sebaiknya kita membahas teori-teori yang dicetuskan oleh ilmuwan yang terkemuka.

Artikel Terkait

  • Aljabar Matematika: Dasar-dasar dan Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 18, 2024 at 1:51 am

    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk Artikel Aljabar Matematika: Dasar-dasar dan Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Tentang Vektor: Definisi, Macam, dan Penerapannya
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 16, 2024 at 2:43 am

    Dalam dunia matematika, terdapat banyak konsep yang penting dan perlu kita pahami. Salah satunya adalah vektor. Materi vektor ini diajarkan untuk jenjang SMA untuk jurusan IPA yang termasuk daftar mata pelajaran Matematika Peminatan IPA mulai dari kelas 10.  Vektor merupakan salah satu konsep dasar yang memiliki peranan penting dalam berbagai bidang, seperti fisika, matematika, dan Artikel Tentang Vektor: Definisi, Macam, dan Penerapannya pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Pola Bilangan: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Matematika
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 12, 2024 at 1:18 am

    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan Artikel Pola Bilangan: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Matematika pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Larutan: Definisi, Jenis, Sifat, dan Fungsi Sehari-hari
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 12, 2024 at 12:55 am

    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, Artikel Larutan: Definisi, Jenis, Sifat, dan Fungsi Sehari-hari pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Teori Arrhenius

Svante Arrhenius
Svante Arrhenius

Teori pertama adalah teori yang disampaikan oleh ilmuwan Swedia bernama Svante Arrhenius. Tumbuh dan lahir di Balingsta Parish dan hidup dari keluarga petani pada tahun 1859. Beliau bersekolah di Universitas Uppsala dengan bidang studi ilmu matematika dan ilmu alam. Selanjutnya, beliau yang terkenal dengan kecerdasannya, menimba ilmu lagi di Physical Institure of Swedish Academy. 

Puncaknya, pada tahun 1884, Arrhenius mencetuskan teori asam basa. Selanjutnya, dia menjelaskan bahwa asam merupakan zat yang akan menghasilkan ion H⁺ bila larut di dalam air. Dengan kata lain, karakteristik senyawa asam adalah zat yang mampu melakukan ionisasi menjadi hidrogen dengan muatan positif. 

Sementara itu, ia juga berpendapat jika zat basa jika dilarutkan di dalam air, ia akan mengion menjadi hidroksida (OH⁻) dengan muatan negatif.

Teori Bronsted Lowry

Bronsted Lowry
Bronsted dan Rekannya Lowry

Selanjutnya teori yang dicetuskan oleh ahli kimia berkebangsaan Denmark yaitu J.N. Bronsted dan rekannya bernama T.M Lowry, negarawan Inggris. Beliau adalah ilmuwan handal yang menciptakan teori asam basa yang populer.

Tepatnya pada tahun 1923, Bronsted-Lowry memaparkan bahwa asam basa merupakan sifat dari sebuah zat atau larutan. Asam adalah suatu zat yang mampu memproduksi atau mendonorkan ion H⁺. Posisi H⁺ di sini adalah sebagai pendonor proton (ion positif) sedangkan basa adalah zat yang berperan sebagai akseptor proton yaitu menerima H⁺. 

Disisi lain, beliau juga mencetuskan teori yang dimana di dalam pemaparannya menjelaskan bahwa asam konjugasi mendapatkan ion hidrogen, sedangkan basa konjugasi yaitu zat tersisa setelah asam memberikan ion positif (proton). 

Teori Asam Basa Lewis

Gilbert Lewis
Gilbert Lewis

Salah satu teori yang tidak kalah menarik adalah teori dari Gilbert Newton Lewis, seorang kimiawan dari UC Berkeley. Beliau memaparkan bahwa zat asam memiliki kecenderungan untuk menerima elektron-elektron basa, sedangkan zat basa merupakan zat yang memberikan pasangan elektron. 

Pengertian Asam Basa

Kata “asam atau acid” berasal dari bahasa Yunani yaitu “acetum” berarti cuka. Jadi, definisi asam adalah zat yang memberikan ion positif atau proton dan membentuk ikatan kimia kovalen dengan cara memperoleh sepasang elektron. 

Sementara itu, “basa” berasal dari bahasa Arab yang bermakna abu. Seperti yang kita ketahui abu memiliki rasa pahit atau getir. Sifat basa pada benda dapat diketahui melalui uji trayek pH (power of Hydrogen). Sehingga, zat atau senyawa dengan karakteristik getir tentu memiliki rentang pH lebih dari 7 sampai 14. Semakin tinggi nilai pH, maka semakin kuat sifat basanya.  

Baca Juga: Tabel Periodik Unsur Kimia: Sejarah, Klasifikasi & Cara Baca

Ciri-Ciri Asam Basa

Selanjutnya, kita akan membahas lebih lengkap mengenai karakteristik asam basa. Melansir tirto.id, ciri-cirinya bisa diketahui secara pasti dengan memperhatikan sifat-sifat fisik dan kimia. Berikut adalah penjelasannya.

Ciri-Ciri Asam

  1. Mempunyai rasa masam atau kecut.
  2. Bisa mengubah kertas lakmus biru menjadi merah.
  3. Memiliki sifat elektrolit dan bersifat isolator.
  4. Menghasilkan gas hidrogen (H⁺) saat bereaksi dengan unsur atau senyawa lainnya.
  5. Bila larut dalam air, zat asam akan menghasilkan ion H⁺.
  6. Semakin tinggi rendah nilainya dalam trayek pH, maka sifat asam semakin kuat.

Ciri-Ciri Basa

  1. Memiliki rasa getir atau pahit.
  2. Bersifat kaustik atau mampu merusak kulit
  3. Mampu mengubah kertas lakmus merah menjadi biru.
  4. Dapat menghantarkan listrik dengan baik.
  5. Tekstur licin dan bersabun.
  6. Bila larut dalam air, maka akan menghasilkan ion OH⁻.
  7. Range pH lebih dari 7 sampai 14.
  8. Semakin besar nilainya, maka sifat basanya semakin kuat.

Contoh Asam Basa dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kertas Lakmus
Kertas Lakmus Untuk Mengukur pH Larutan

Berikut adalah contoh zat asam dan basa yang  bisa kalian temui di kehidupan sehari-hari.

Asam

  1. Jeruk dan lemon mengandung asam citrat (C₆H₈O₇).
  2. Cuka yang mengandung asam asetat (CH₃COOH).
  3. Soft drink mengandung asam karbonat (H₂CO₃).
  4. Obat tetes mata berisikan asam borat (H₃BO₃).
  5. Larutan elektrolit aki mengandung asam sulfat (H₂SO₄).
  6. Sengat lebah dan semut yang mengandung asam format (HCOOH)
  7. Aspirin mengandung asam asetilsalisilat  untuk meringankan sakit kepala (C₉H₈O₄).
  8. Pembersih lantai mengandung asam hidroklorat (HCl).

Basa

  1. Sabun memiliki kandungan natrium hidroksida (NaOH).
  2. Soda kue mengandung natrium bikarbonat (NaHCO₂).
  3. Obat asam lambung (antasida) mempunyai kandungan aluminium hidroksida Al(OH)₃.
  4. Susu magnesia memiliki kandungan Mg(OH)₂.

Baca Juga : Mengenal Stoikiometri, Hukum dan Konsep Dasar Perhitungan Kimia

Kesimpulan

Asam basa merupakan suatu indikasi untuk mengetahui sifat dari suatu zat atau senyawa. Mengetahui sifat suatu senyawa dalam larutan kimia adalah hal penting sebelum melakukan percobaan kimia. Nah, untuk mengetahui suatu larutan itu bersifat asam atau basa, kalian perlu melakukan uji pengukuran pH secara konvensional menggunakan kertas lakmus, atau menggunakan alat bernama  pH meter.

Sebenarnya masih ada banyak lho contoh benda-benda yang bersifat asam basa. Kira-kira apa saja ya selain contoh di atas? Let you guess and drop your answer in the comment below! Okay, kami rasa cukup sampai di sini ya pembahasan kali ini. Semoga bermanfaat!

 

 

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Mengenal Asam Basa: Pengertian, Teori, Ciri-Ciri & Contohnya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Halo, kawan literasi. Pernahkah kalian mendengarkan istilah debit dan kredit? Istilah ini sering kalian dengar saat melakukan pembayaran di bank atau mengurus keperluan administrasi sekolah. Sebenarnya kata tersebut memiliki arti yang luas dalam bidang akuntansi dan perbankan, tidak bisa kita artikan dalam satu bidang saja. Hmm, menarik nih!  Oh iya, terus apa kalian pernah mendengar […]
    Halo, kawan literasi. Bagaimana kabarnya? Aku harap kalian sehat-sehat saja ya. Pembahasan kali ini tak kalah menarik dari sebelumnya, lho. Yap, hari ini kita akan membahas sesuatu yang ada di sekitar kita. Wah, apa ya? Coba tebak! Benar, kita akan membahas tentang rangkaian listrik.  Sebelumnya kita memulai, apakah kalian menyadari bahwa listrik mempunyai peranan penting […]

    Trending

    Halo kawan literasi, bagaimana kabar kalian? aku harap baik-baik saja, ya. Pada pembahasan artikel fisika ini masih berhubungan dengan kelistrikan yaitu hukum ohm. Nah, pasti kalian sedikit banyak mengenal hukum fisika tersebut. Ternyata dalam rangkaian listrik, harus mempunyai hambatan dengan besar tertentu, lho. Mau tau kenapa?  Daripada penasaran, ayo kita belajar hukum fisika ini mulai […]
    Kegiatan transaksi sangat berkaitan dengan alat pembayaran. Semakin bertambahnya zaman, teknologi dan informasi di bidang ekonomi dan perbankan semakin berkembang. Analogi sederhananya adalah keadaan dahulu semaju sekarang, alat pembayaran hanya menggunakan uang logam dan uang kertas.  Ternyata, manusia menemukan beberapa keterbatasan dalam melakukan pembayaran. Jadi, muncullah beberapa metode atau alat pembayaran yang efektif dan efisien […]
    Salah satu alat optik yang paling dipakai oleh orang-orang yang di sekitar adalah kacamata. Seperti yang kita tahu, kacamata adalah alat bantu penglihatan untuk melihat objek dengan jelas. Nah, kawan literasi apakah kalian menyadari bahwa kacamata memiliki sistem khusus untuk memudahkan mata melihat benda dari jarak dekat maupun jauh?  Atau sesederhana kamera yang sering kita […]