1. Uncategorized

Rangkaian Listrik: Definisi, Fungsi, Jenis & Rumusnya

Halo, kawan literasi. Bagaimana kabarnya? Aku harap kalian sehat-sehat saja ya. Pembahasan kali ini tak kalah menarik dari sebelumnya, lho. Yap, hari ini kita akan membahas sesuatu yang ada di sekitar kita. Wah, apa ya? Coba tebak! Benar, kita akan membahas tentang rangkaian listrik. 

Sebelumnya kita memulai, apakah kalian menyadari bahwa listrik mempunyai peranan penting bagi kehidupan kita? Ya, listrik sangat erat dengan pencahayaan. Semakin besar daya listrik untuk menerangi maka semakin terang pula cahaya yang kita dapat. Tentunya untuk bisa menghasilkan listrik yang optimal, maka perlu sebuah kerangka yang mampu menopang sistem listrik dengan baik.

Nah daripada berlama-lama, simak penjelasan lengkap berikut ini

Apa Itu Rangkaian Listrik?

Sebelum mengenal lebih jauh, alangkah baiknya kita mengetahui pengertiannya terlebih dahulu. Jadi, melansir wilsoncables.com, rangkaian listrik merupakan serangkaian komponen listrik yang terhubung dan membentuk lintasan yang terintegrasi supaya aliran listrik dari sumber bisa masuk ke perangkat elektronik. 

Artikel Terkait

  • Aljabar Matematika: Dasar-dasar dan Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 18, 2024 at 1:51 am

    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk Artikel Aljabar Matematika: Dasar-dasar dan Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Tentang Vektor: Definisi, Macam, dan Penerapannya
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 16, 2024 at 2:43 am

    Dalam dunia matematika, terdapat banyak konsep yang penting dan perlu kita pahami. Salah satunya adalah vektor. Materi vektor ini diajarkan untuk jenjang SMA untuk jurusan IPA yang termasuk daftar mata pelajaran Matematika Peminatan IPA mulai dari kelas 10.  Vektor merupakan salah satu konsep dasar yang memiliki peranan penting dalam berbagai bidang, seperti fisika, matematika, dan Artikel Tentang Vektor: Definisi, Macam, dan Penerapannya pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Pola Bilangan: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Matematika
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 12, 2024 at 1:18 am

    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan Artikel Pola Bilangan: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Matematika pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Larutan: Definisi, Jenis, Sifat, dan Fungsi Sehari-hari
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 12, 2024 at 12:55 am

    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, Artikel Larutan: Definisi, Jenis, Sifat, dan Fungsi Sehari-hari pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Nah, ternyata aliran listrik itu tidak serta merta mengalir saja ya kawan literasi. Dibutuhkan beberapa komponen untuk menjaga dan mengalirkan listrik dengan jumlah yang tepat. Maka dari itu, diperlukan beberapa komponen seperti resistor, induktor, transistor, dan sebagainya. 

Komponen tersebut jika saling mendukung satu sama lain dengan baik akan menghasilkan listrik yang optimal untuk keperluan perangkat. Perangkat yang terjaga daya listriknya tentu akan memiliki performa kerja yang luar biasa. 

Fungsi Rangkaian Listrik

Seperti yang kita ketahui, rangkaian ini tersusun untuk mengalirkan arus listrik. Nah, berikut adalah fungsi lainnya yang perlu kalian ketahui.

1. Memegang Kendali Listrik

Fungsi rangkaian listrik yang pertama adalah untuk mengendalikan aliran listrik, Maksudnya adalah membuat aliran listrik tetap pada jalurnya. Pastikan pemasangannya sesuai dengan ketentuan supaya aliran listrik bisa berjalan dengan sempurna. 

2. Mengolah Sinyal

Selanjutnya, rangkaian listrik berfungsi untuk memproses sinyal. Sinyal tersebut bisa berupa audio atau sinyal komunikasi lainnya. 

3. Mengatur Tegangan dan Arus Listrik

Nah, apakah kalian sadar jika perangkat ini berfungsi untuk mengatur tinggi rendahnya tegangan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh perangkat? Rangkaian listrik yang bisa mengatur aktivitas listrik dengan baik tentu saja tidak ada membahayakan keselamatan perangkat atau lingkungan. 

Bayangkan saja, perangkat hanya memerlukan tegangan yang normal, namun tegangan yang masuk tinggi  Maka apa yang terjadi? bisa dipastikan perangkat tersebut rusak. 

4. Penunjang Logika Digital

Selanjutnya, sebagai penunjang logika digital. Yap, kalian nggak salah dengar. Rangkaian listrik sangat erat kaitannya dengan perangkat listrik berbasis komputerisasi. Contoh sederhananya adalah komputer atau smartphone yang kita pakai sehari-hari. 

Baca Juga: Elektronika Digital: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangannya

Jenis-Jenis Rangkaian Listrik

Selanjutnya adalah mengenal macam-macam rangkaian listrik. Adapun jenis-jenisnya terbagi menjadi beberapa, antara lain:

1. Seri

Rangkaian Seri
Rangkaian Seri

Pasti kalian nggak asing lagi kan dengan rangkaian ini? Rangkaian seri merupakan rangkaian yang tidak memiliki cabang. Artinya adalah rangkaian ini hanya mengalir pada satu jalur saja. 

Jumlah arus listrik yang masuk bernilai sama dengan jumlah arus listrik yang keluar. Bisa dibilang jika rangkaian seri memiliki arus listrik (I) yang sama. 

Adapun ciri-ciri rangkaian  seri, antara lain:

  1. Rangkaian dipasang dalam satu baris dan sederhana
  2. Apabila arus listrik lampu satu diputus, maka lampu lainnya akan padam.
  3. Tidak ada percabangan
  4. Banyak beban listrik yang terhubung dalam rangkaian seri. 

2. Paralel

Rangkaian Paralel
Rangkaian Paralel

Nah, rangkaian ini sering terinstalasi di perumahan atau bahkan gedung-gedung. Mayoritas menggunakan rangkaian listrik paralel karena beberapa alasan, salah satunya adalah menghemat biaya listrik. Rangkaian paralel adalah rangkaian yang tersusun secara berjajar. Untuk lebih jelasnya, perhatikan ciri-cirinya berikut ini. 

  1. Rangkaian dipasang secara bercabang.
  2. Apabila saklar lampu satu dimatikan, maka lampu lain masih tetap menyala.
  3. Membutuhkan lebih banyak kabel.
  4. Jumlah arus listrik dalam setiap beban adalah berbeda. 

3.Campuran

Adapun yang ketiga adalah rangkaian campuran. Seperti namanya, rangkaian ini adalah perpaduan dari seri dan paralel. Selanjutnya, prinsip kerjanya adalah menggunakan prinsip gabungan.

Baca Juga: Hukum Faraday: Prinsip, Bunyi, Rumus dan Penerapannya

Rumus Rangkaian Listrik

Nah, setelah mengetahui jenis-jenisnya, tentunya kalian akan penasaran bagaimana cara untuk mencari nilai kuat arus, tegangan maupun hambatan yang dihasilkan dalam setiap beban. Oke langsung saja, simak penjelasan di bawah ini.

1. Seri

Seperti penjelasan di atas, jumlah arus listrik yang masuk sama dengan keluar. Nah, secara sistematis ia tertulis sebagai berikut. 

I = I1 = I2 = I3

V = V1 + V2 + V3

Rs = R1 + R2 + R3 

Keterangan:

R = hambatan listrik (Ω)

V = tegangan listrik (W)

I = kuat arus listrik (A)

2. Paralel

Kuat arus listrik dalam rangkaian paralel adalah berbeda-beda. Besar hambatan yang terdapat pada setiap beban juga akan berbanding terbalik dengan besar arusnya. 

V = V1 + V2 + V3

I = I1 + I2 + I3

IRp= IR1 + IR2 + IR3

Keterangan:

R = hambatan listrik (Ω)

V = tegangan listrik (W)

I = kuat arus listrik (A)

3. Campuran

Rumus pada rangkaian ini adalah adalah gabungan dari rangkaiannya sebelumnya. Sehingga, ia dinotasikan sebagai berikut:

IRp = R1+ IR2IR3

Rs = R1 + R2

Nah, itulah pembahasan mengenai rangkaian listrik beserta contoh-contohnya. Yuk, jangan lupa nantikan artikel yang menarik selanjutnya yah?  Sampai jumpa dan semoga bermanfaat!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Rangkaian Listrik: Definisi, Fungsi, Jenis & Rumusnya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Halo, kawan literasi. Pernahkah kalian mendengarkan istilah debit dan kredit? Istilah ini sering kalian dengar saat melakukan pembayaran di bank atau mengurus keperluan administrasi sekolah. Sebenarnya kata tersebut memiliki arti yang luas dalam bidang akuntansi dan perbankan, tidak bisa kita artikan dalam satu bidang saja. Hmm, menarik nih!  Oh iya, terus apa kalian pernah mendengar […]
    Halo, kawan literasi. Bagaimana kabarnya? Aku harap kalian sehat-sehat saja ya. Pembahasan kali ini tak kalah menarik dari sebelumnya, lho. Yap, hari ini kita akan membahas sesuatu yang ada di sekitar kita. Wah, apa ya? Coba tebak! Benar, kita akan membahas tentang rangkaian listrik.  Sebelumnya kita memulai, apakah kalian menyadari bahwa listrik mempunyai peranan penting […]

    Trending

    Halo kawan literasi, bagaimana kabar kalian? aku harap baik-baik saja, ya. Pada pembahasan artikel fisika ini masih berhubungan dengan kelistrikan yaitu hukum ohm. Nah, pasti kalian sedikit banyak mengenal hukum fisika tersebut. Ternyata dalam rangkaian listrik, harus mempunyai hambatan dengan besar tertentu, lho. Mau tau kenapa?  Daripada penasaran, ayo kita belajar hukum fisika ini mulai […]
    Kegiatan transaksi sangat berkaitan dengan alat pembayaran. Semakin bertambahnya zaman, teknologi dan informasi di bidang ekonomi dan perbankan semakin berkembang. Analogi sederhananya adalah keadaan dahulu semaju sekarang, alat pembayaran hanya menggunakan uang logam dan uang kertas.  Ternyata, manusia menemukan beberapa keterbatasan dalam melakukan pembayaran. Jadi, muncullah beberapa metode atau alat pembayaran yang efektif dan efisien […]
    Salah satu alat optik yang paling dipakai oleh orang-orang yang di sekitar adalah kacamata. Seperti yang kita tahu, kacamata adalah alat bantu penglihatan untuk melihat objek dengan jelas. Nah, kawan literasi apakah kalian menyadari bahwa kacamata memiliki sistem khusus untuk memudahkan mata melihat benda dari jarak dekat maupun jauh?  Atau sesederhana kamera yang sering kita […]