1. Uncategorized

Emotional Intelligence, Berperan Penting dalam Kesuksesan

Halo kawan literasi, apa kabar? Aku harap kalian sehat-sehat selalu ya?Hmm, kita nggak sedang berkutat dengan rumus-rumus seperti biasanya ya. Tapi, topik kali ini cukup menarik yaitu membahas bagaimana emotional intelligence sangat berperan penting dalam kehidupan kita. 

Oh iya, by the way kalian sudah pernah tes IQ sebelumnya kan? Pasti sudah pernah dong! Terus selesai test, kalian pasti dapat laporan hasil IQ (Intelligent Quotient), EQ (Emotional Quotient), dan juga SQ (Spiritual Quotient). Nah, kalian pasti heran mengapa juga ada pengukuran selain IQ? Hmm, ternyata kedua kecerdasan lainnya itu penting dalam menentukan masa depan, lho. Jadi, bisa dibilang kecerdasan akademis saja tidak cukup.  

Daripada penasaran, yuk simak penjelasannya di bawah ini apa itu emotional intelligence dan indikator seseorang yang mempunyai kecerdasan emosional yang baik. Wah seru nih, simak ya!

Apa Itu Emotional Intelligence?

Apa Itu Emotional Intelligence
Apa Itu Emotional Intelligence

Emotional Intelligence atau kecerdasan emosional adalah upaya atau kemampuan seseorang dalam mengatur emosi dengan menggunakan kecerdasan yang dimilikinya. Menurut Daniel Goleman, seseorang tersebut mampu menjaga keselarasan emosi serta cara untuk mengekspresikannya. 

Artikel Terkait

  • Aljabar Matematika: Dasar-dasar dan Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 18, 2024 at 1:51 am

    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk Artikel Aljabar Matematika: Dasar-dasar dan Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Tentang Vektor: Definisi, Macam, dan Penerapannya
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 16, 2024 at 2:43 am

    Dalam dunia matematika, terdapat banyak konsep yang penting dan perlu kita pahami. Salah satunya adalah vektor. Materi vektor ini diajarkan untuk jenjang SMA untuk jurusan IPA yang termasuk daftar mata pelajaran Matematika Peminatan IPA mulai dari kelas 10.  Vektor merupakan salah satu konsep dasar yang memiliki peranan penting dalam berbagai bidang, seperti fisika, matematika, dan Artikel Tentang Vektor: Definisi, Macam, dan Penerapannya pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Pola Bilangan: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Matematika
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 12, 2024 at 1:18 am

    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan Artikel Pola Bilangan: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Matematika pertama kali tampil pada Studio Literasi.

  • Larutan: Definisi, Jenis, Sifat, dan Fungsi Sehari-hari
    by Amanda Rayta (Studio Literasi) on Januari 12, 2024 at 12:55 am

    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, Artikel Larutan: Definisi, Jenis, Sifat, dan Fungsi Sehari-hari pertama kali tampil pada Studio Literasi.

Wah, berarti orang yang ekspresif termasuk orang yang mempunyai kecerdasan emosi yang baik dong? Belum tentu ya guys, maksudnya adalah mampu dalam menyampaikan emosinya dengan baik dan benar. Orang dengan kecerdasan ini juga memiliki kesadaran akan kelebihan dan kekurangan dirinya sendiri, sehingga ia mampu memberikan atau menanggapi situasi apapun dengan bijaksana. 

Indikator Emotional Intelligence yang Baik

Indikator Kecerdasan Emosional
Indikator Kecerdasan Emosional

Nah setelah mengetahui definisinya, ternyata seseorang yang mempunyai kecerdasan emosi punya beberapa karakteristik berikut ini, lho. Jangan-jangan kamu juga termasuk nih! Jika kalian tidak memiliki ciri-ciri di bawah ini, nggak usah berkecil hati ya guys. Pasalnya, nilai kecerdasan tersebut bisa kita tingkatkan seiring berjalannya waktu asalkan kita berusaha sebaik mungkin. 

Self Awareness

Indikator atau sifat yang paling umum adalah seseorang itu mampu memahami emosi dirinya sendiri atau dikenal dengan istilah self awareness. Melansir brainacademy.id, dia mampu untuk mengetahui efek atau akibat dari tindakan-tindakannya yang berasal emosi dalam diri terhadap sikap orang lain terhadap mereka.  

Jadi, dia bijak dalam mengeluarkan tindakan dan reaksi yang tepat kepada orang lain maupun lingkungannya. Di sisi lain, individu dengan self awareness yang optimal juga bisa mengetahui kelebihan dan kemampuan dirinya. Selanjutnya, dia akan jauh lebih matang dalam menentukan langkah selanjutnya dalam hidup walaupun dalam kondisi yang penuh tekanan. 

Baca Juga: Jenis-Jenis Bakat dan Cara Mengenalinya Secara Efektif.

Self Regulator

Self Regulator, indikator penting dalam menstabilkan emosi
Self Regulator, indikator penting dalam menstabilkan emosi

Sesuai dengan namanya, self regulator adalah kemampuan untuk mengelola perasaan supaya bisa keluar atau terkomunikasi dengan tepat kepada orang lain. Kelebihan dari kemampuan mengelola emosi nggak main-main, lho. Dewasa ini, kita banyak mengetahui orang-orang yang cukup pintar  namun mereka kurang bisa mengontrol perasaannya? 

Lalu, apa yang terjadi? Tidak jarang mereka akhirnya mudah sekali merasa tertekan, tidak bahagia, dan selalu cemas dalam situasi yang tidak mengenakkan. Akibatnya, mereka merasa insecure, takut melangkah, serta kurang bisa berpikir positif dengan apa yang telah terjadi. 

Yap, memang merasa takut, cemas dengan sesuatu yang diluar kontrol kita selalu membuat kita tidak nyaman. Tapi ya itulah kehidupan guys, akan selalu ada masalah dan hal-hal diluar kontrol kita. Oleh karena itu, kunci supaya kita bisa survive melewatinya yaitu menstabilkan emosi. Emosi yang negatif yang kita simpan di hati kita dalam jangka waktu yang lama bisa membuat kita depresi dan merasa tidak bahagia. 

Motivasi Diri Sendiri

Selanjutnya adalah pandai memotivasi dirinya dengan baik. Sering kali, kita merasa down ketika menghadapi sebuah permasalahan. Namun, orang dengan kemampuan motivasi yang baik, pasti akan menyemangati diri sendiri. Dia nggak segan-segan untuk mencari cara untuk bangkit dari rasa keterpurukan. Nothing to lose. Mereka tidak akan mencari sebuah alasan untuk menyesali hal-hal yang telah berlalu dan fokus terhadap kemajuan dirinya. 

Memunculkan rasa semangat dalam keterpurukan memang tidaklah mudah, guys. Tidak mudah, bukan berarti nggak bisa kan? So, untuk kalian yang merasa gampang pesimis, suka sedih, yuk bisa yuk ubah kebiasaan menjadi lebih baik!

Keterampilan Sosial

Keterampilan Sosial
Keterampilan Sosial

Selanjutnya adalah keterampilan sosial. Seseorang yang mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan, secara tidak langsung mampu mengelola emosi yang dia rasakan terhadap lingkungannya. Tak hanya sebatas lingkungan, namun juga mengerti caranya bergaul dengan orang lain dengan baik. Dia mudah untuk mengetahui kepribadian orang lain, lebih peka, dan lebih terbuka terhadap perbedaan orang lain jika tidak sejalan dengan mereka. 

Bisa Berempati

Nah, apa sih ciri-ciri yang  menonjol orang yang mudah berempati? Kalian punya teman yang dikit-dikit terharu atau menangis saat melihat drama atau film sedih? Mereka bisa banget mengeluarkan air mata ketika melihat adegan sedih, galau, atau putus cinta. Wah, jangan-jangan kalian termasuk nih? Hahaha canda. Nah, orang-orang yang mudah tersentuh, hatinya peka, dan mudah merasa iba adalah contoh dari orang yang mudah berempati.

Mereka adalah orang yang bisa mengerti perasaan orang lain dengan baik. Secara nggak langsung, mereka akan bisa memposisikan diri sehingga hubungan yang terjalin dengan orang tersebut akan semakin dalam secara emosional. 

Orang-orang yang apatis kepada lingkungannya, acuh tak acuh, dan tidak bisa berempati adalah contoh individu yang kurang berempati. Oleh sebab itu, untuk mendapatkan masa depan yang cemerlang, kalian harus melatih rasa berempati kepada sesama. Sesimpel, menolong orang dengan tulus maupun mendukung seseorang untuk bangkit dari keterpurukan. 

Baca Juga: Simak Rahasia Belajar Efektif di SMA Yang Bisa Kamu Coba

Tidak Menyimpan Dendam

Tidak Menyimpan Dendam
Tidak Menyimpan Dendam

Kill them with kindness! Bunuh mereka dengan kebaikan? Kayak lagunya Selena Gomez ya guys. Nah, ciri-ciri orang yang memiliki emotional intelligence yang baik adalah mereka mudah memaafkan orang, lho. Percaya nggak percaya, orang-orang yang nggak menyimpan dendam dalam hatinya akan lebih mujur dan lucky kedepannya. 

Kok bisa sih? Yap, bisa dong. Mereka akan melangkah ke depan tanpa beban, selalu membawa vibes yang positif untuk dirinya dan sekitarnya. Secara otomatis, blessing akan datang ke orang-orang yang mampu menghilangkan akar-akar pahit yang ada di hatinya. 

So, jangan ragu untuk memaafkan orang yang berbuat salah kepada kalian ya. Memaafkan itu bukan semata-mata mereka pantas mendapatkan maaf, melainkan kalian memang berhak mendapatkan ketenangan hidup dan kebahagiaan. 

Nah, itulah pembahasan yang menarik mengenai emotional intelligence. Gimana? Kalian sudah menjadi pribadi yang lebih baik lagi? Yuk, kalian pasti bisa menjadi pribadi yang lebih keren daripada sebelumnya. Yakin sama diri sendiri ya, karena kalian hebat dari yang kalian kira. Semoga bermanfaat ya!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Emotional Intelligence, Berperan Penting dalam Kesuksesan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Halo, kawan literasi. Pernahkah kalian mendengarkan istilah debit dan kredit? Istilah ini sering kalian dengar saat melakukan pembayaran di bank atau mengurus keperluan administrasi sekolah. Sebenarnya kata tersebut memiliki arti yang luas dalam bidang akuntansi dan perbankan, tidak bisa kita artikan dalam satu bidang saja. Hmm, menarik nih!  Oh iya, terus apa kalian pernah mendengar […]
    Halo, kawan literasi. Bagaimana kabarnya? Aku harap kalian sehat-sehat saja ya. Pembahasan kali ini tak kalah menarik dari sebelumnya, lho. Yap, hari ini kita akan membahas sesuatu yang ada di sekitar kita. Wah, apa ya? Coba tebak! Benar, kita akan membahas tentang rangkaian listrik.  Sebelumnya kita memulai, apakah kalian menyadari bahwa listrik mempunyai peranan penting […]

    Trending

    Halo kawan literasi, bagaimana kabar kalian? aku harap baik-baik saja, ya. Pada pembahasan artikel fisika ini masih berhubungan dengan kelistrikan yaitu hukum ohm. Nah, pasti kalian sedikit banyak mengenal hukum fisika tersebut. Ternyata dalam rangkaian listrik, harus mempunyai hambatan dengan besar tertentu, lho. Mau tau kenapa?  Daripada penasaran, ayo kita belajar hukum fisika ini mulai […]
    Kegiatan transaksi sangat berkaitan dengan alat pembayaran. Semakin bertambahnya zaman, teknologi dan informasi di bidang ekonomi dan perbankan semakin berkembang. Analogi sederhananya adalah keadaan dahulu semaju sekarang, alat pembayaran hanya menggunakan uang logam dan uang kertas.  Ternyata, manusia menemukan beberapa keterbatasan dalam melakukan pembayaran. Jadi, muncullah beberapa metode atau alat pembayaran yang efektif dan efisien […]
    Salah satu alat optik yang paling dipakai oleh orang-orang yang di sekitar adalah kacamata. Seperti yang kita tahu, kacamata adalah alat bantu penglihatan untuk melihat objek dengan jelas. Nah, kawan literasi apakah kalian menyadari bahwa kacamata memiliki sistem khusus untuk memudahkan mata melihat benda dari jarak dekat maupun jauh?  Atau sesederhana kamera yang sering kita […]